Yaceu Herliyanti Keberatan Jika Proses Pemilihan BPD Secara Langsung

- Redaksi

Sabtu, 25 November 2017 - 09:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Jika proses pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi dilakukan secara langsung pada tahun mendatang sudah bisa dipastikan akan berdampak besarnya anggaran yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Dan juga timbul konflik politik di tingkat desa.

Saat ini Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Forum BPD tengah membahas Peraturan Bupati (Perbup) tata cara pemilihan BPD yang akan diselanggarakan tahun 2018 mendatang.

Menanggapi hal itu Bendahara Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bekasi, Yaceu Herliyanti mengaku keberatan jika proses pemilihan BPD secara langsung. “Saya rasa kurang efektif ya kalau secara langsung. Menurut saya pemilihan BPD yang sudah ada aja yaitu secara tidak langsung melalui musyawarah desa,”katanya ketika dihubungi awak media kemarin.

Menurutnya jika pemilihan secara langsung diterapkan anggaran akan membengkak dan rentan terjadi manuver politik uang, “Kalau secara langsung kan otomatis anggaran bertambah besar. sekarang kan apa-apa pake anggaran. Kalau itu sampe terjadi (pemilihan langsung), saya rasa di desa bakal rame dan jadi ajang azaz manfaat bagi mereka yang mementingkan pribadinya,”kata wanita yang juga Kepala Desa Lambangsari ini.

apalagi kata Yaceu tahun depan akan ada dua agenda politik yang bakal menyedot perhatian masyarakat yaitu Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 153 Desa. “Tahun 2018 adalah tahun politik ada Pilgub dan Pilkades. Kalau BPD  juga dipilih langsung bukan bikin adem malah bikin panas,”katanya.

Pemilihan secara langsung kata Yaceu juga rentan kepentingan politik terlebih berdekatan dengan Pilkades, “Otomatis yang berkepentingan untuk menjadi Calon Kepala Desa akan mencari calon BPD yang sejalan dengan si calon. Menurut saya bagusnya yang sudah berjalan yaitu musyawarah desa,”kata.

Baca Juga :  Terkait Penolakan 7 RS di Kota Bekasi

Untuk diketahui pada Pasal 97 ayat 1 di Perda No 8 Tahun 2016 tentang Desa disebutkan bahwa pengisian keanggotaan BPD harus dilakukan secara demokratis melalui proses pemilihan secara langsung atau melalui musyawarah desa dengan menjamin keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.

“Setiap RT/RW merekomendasikan tokohnya dari wilayah masing-masing dan diajukan kepada Kepala Dusun lalu diajukan lagi ke desa. Karena kan nanti panitia seleksi di desa yang terdiri dari perangkat desa dan unsur masyarakat. Rt/Rw ini kan tahu orang berkompeten di wilayahnya. Ini lebih efisen tidak buat anggaran besar,”katanya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PB Porprov XV Jabar Imbau Panitia Koordinasi soal Desain Publikasi
Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Pengembangan Atlet Paramotor di Porprov XV Jabar
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, Komisi I DPRD Pertanyakan Pengawasan
Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah
Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:14 WIB

PB Porprov XV Jabar Imbau Panitia Koordinasi soal Desain Publikasi

Selasa, 3 November 2026 - 17:09 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Pengembangan Atlet Paramotor di Porprov XV Jabar

Selasa, 3 November 2026 - 17:00 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, Komisi I DPRD Pertanyakan Pengawasan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut

Berita Terbaru