Wardatul Percayakan Tim, Soal Survei Tak Ambil Pusing

- Redaksi

Senin, 8 April 2019 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wardatul Asriiah (tengah memakai hijab putih) mendaampingi Plt. Ketua Umum DPP PPP Suharso Manoarfa bersama Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi H.Anwar Musyadad, S.H., M.H.

i

Wardatul Asriiah (tengah memakai hijab putih) mendaampingi Plt. Ketua Umum DPP PPP Suharso Manoarfa bersama Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi H.Anwar Musyadad, S.H., M.H.

RJN, Bekasi – Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wardatul Asriah mengaku tak memedulikan hasil survei tentang elektabilitas dirinya.

Nama Wardah, panggilan akrabnya, tak banyak masuk dalam survei sejumlah lembaga. Pada survei terakhir, Y Publica menakar elektabilitas Wardah berada pada persentase 2,8 persen.

“Karena survei ini tidak seluruh sampel, mungkin hanya sebagian kecil. Saya optimis walau tidak dalam survei. Di grassroot nama saya terkenal dan cukup populer,” ucap istri mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ia tak begitu dilirik lembaga survei karena alat peraga kampanye (APK) tidak terlalu banyak bertebaran dalam segi jumlah. Berbeda pada Pileg 2014, ketika Wardah gencar menyebar APK.

Baca Juga :  Kunker Ke DPRD Kota Bekasi, Ini Jadi Pembelajaran Buat Kami

“APK saya agak kurang, bukan tidak ada, tapi tidak berlebihan. Mungkin saja caleg-caleg DPRD PPP kuhususnya, di bawah-bawah saya hanya satu-dua yang bisa signifikan dongkrak,” katanya.

“Saya jalan saja. Kalau saya terpengaruh survei, saya sudah frustrasi. Mungkin ada suara di luar survei itu untuk saya,” ucap caleg petahana ini.

Kolaborasi dengan caleg DPRD

Wardatul Asriah. (Aziz utk Pojokbekasi.com)

Wardatul Asriah.

Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa sempat berpesan kepada caleg DPRD tingkat kabupaten-kota dan provinsi untuk turut mempromosikan caleg DPR RI karena suara untuk itu berbanding lurus kesempatan lolos parliamentary threshold.

Wardah mengaku bekerja sama dengan semua caleg DPRD yang ada di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga :  Keraton Kasepuhan Cirebon Terkesan Kumuh Banyak Tumpukan Sampah

“Dengan ini saya berharap punya sinergi yang bagus dengan caleg DPR RI dan DPRD dalam rangka perolehan suara sebanyak-banyaknya, baik untuk DPRD dan DPR RI,” ucap wanita kelahiran Bekasi itu.

Jelang Pemilu, ia mengaku semakin gencar bersosialisasi di 3 kabupaten wilayah pemilihan agar dapat meraih suara sebanyak-banyaknya.

“Evaluasi kita dalam bentuk penguatan suara di dapil masing-masing, di tiap-tiap timses karena target kita pasti ada yang bolong-bolong, tidak 100 persen. Paling tidak kita bisa antisipasi suara riil yang memilih kita,” katanya.

Kasus Romy tak berpengaruh

Wardah mengapresasi DPP PPP yang bertindak cepat usai Romahurmuziy ditangkap KPK dengan menunjuk plt.

Baca Juga :  Diskopukm Buka Pendaftaran NIB Secara Gratis Bagi Pelaku UMKM di Kota Bekasi

“Saya tidak merasa ada pengaruh, khusus di Dapil 7. Saya apresasi DPP cepat ambil alih untuk recovery, sehingga tidak meresahkan konstituen dan para pengurus di bawah,” demikian Mbak Indah, sapaan lain untuk Wardah.

Karier Wardah di kancah politik dimulai pada 2004 ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi dengan 50.000 suara lebih. Kemudian pada Pileg 2009 ia melaju ke DPR RI, dan terpilih lagi untuk periode 20014-2019.

Jauh sebelum itu, lulusan UIN Syarif Hidayatullah itu aktif pada organisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), kemudian menjadi pengurus di Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !