Walkot Bekasi: Modalnya Rukun dan Damai

- Redaksi

Senin, 8 Oktober 2018 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi Dr Rahmat Effendi memaparkan hasil peninjauan lapangan di wilayah Kecamatan Bekasi Barat kepada ratusan warga dan aparatur, Minggu, (7/10/2018) di Aula Kantor Kecamatan Bekasi Barat Jalan Bintara Raya.

Didampingi Wakil Walikota Bekasi Dr Tri Adhianto, Pj Sekda Kota Bekasi Widodo Indrijantoro, para Kepala OPD, Camat dan Lurah, Rahmat Effendi mengatakan program 100 hari kedepan bagaimana memetakan dan mencari solusi aktif kasus-kasus akut di masyarakat dengan kerja cerdas.

Diantaranya untuk mempercepat perbaikan infrastruktur mengatasi banjir, kemacetan, pengelolaan sampah hingga penataan ruang wilayah yang lebih memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Agenda turun kelapangan cek yang kemarin untuk menangani persoalan infrastruktur dan pelayanan. Dan kita masukan menjadi dokumen prioritas perencanaan hingga 5 tahun dalam FKRW. Dengan dasar semangat niat membangun kota yang kita cintai,” ucap Rahmat Effendi menambahkan dirinya menggunakan motor trail saat peninjauan lapangan pada 3 Oktober 2018 lalu.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Hadiri FGD Implementasi Waste to Energy untuk Atasi Kedaruratan Sampah

Lanjut dia, program 100 hari jadi upaya pemenuhan visi misi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan ditengah kondisi warga yang heterogen tentu dengan jalan satu-satunya saling menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Modalnya rukun dan damai. Tiap persoalan ditandai dengan Kecerdasan Intelektual, Emosional dan Spiritual untuk membangun masyarakat 2,7 juta warga Kota Bekasi,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kemudian menyebutkan rencana penanganan banjir berupa pembangunan polder penampung air di wilayah kelurahan Kota Baru, Bekasi Barat tepatnya Perumahan Harapan Baru Regency RW 13 Muara Kali Boong hingga batas DKI Jakarta.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bekasi Resmi Melepas 23 Kendaraan untuk Layanan Administrasi Kependudukan

Lalu pembuatan polder Jakasampurna di Perumahan Bumi Fajar Indah yang keberadaannya bisa berimbas pada kondisi arus air ke wilayah kecamatan Medan Satria.

Kemudian, pelebaran jalan dan Saluran di jalan Bintara Raya dimulai dari simpang Pasar Kranji Baru hingga perbatasan dengan wilayah Pondok Kopi, DKI Jakarta.

Termasuk pelebaran jalan disimpang jalan Bintara-Pondok Kopi batas wilayah DKI untuk mengurai kemacetan ditambah pembuatan gapura yang lebih bagus.

“Dua wilayah ini juga perlu koordinasi yang inten akibat aksesibilitas warga masyarakatnya. Permasalahan sampah, macet dan banjir dipetakan bersama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tri Adhianto Hadiri Acara Paskah Bersama Umat Kristiani se- Kota Bekasi

Persoalan lain yang jadi bahasan yakni penanganan sampah liar di wilayah kelurahan Bintara Jaya dan perbaikan saluran di kelurahan Kranji.

Tentunya ia pun ingin berbagai program tersebut mendapat dukungan stakeholder dan warga masyarakat sehingga bisa terealisasi.

Hasil paparan Dr Rahmat Effendi pun langsung mendapat respon positif warga dan jadi kesempatan mereka menyampaikan usulan lewat kesempatan dialog interaktif.

“Kami mendukung penuh upaya perbaikan ini Pak. Semoga pembangunan dan pelayanan di Kecamatan Bekasi Barat jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Iwan warga Bintara Jaya yang saat itu hadir untuk mendengarkan paparan Walikota Bekasi Rahmat Effendi. (ziz/humas/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU
Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:40 WIB

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB