Wali Kota Tinjau Lahan Kosong Terkait Pembangunan dari Yayasan Dharmais

- Redaksi

Rabu, 19 Desember 2018 - 10:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Usai pertemuan dengan pihak Yayasan Dharmais pada pekan lalu, Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi pada hari ini tinjau lokasi tanah PSU yang akan dibangun Puskesmas Seroja bersama Komisaris Utama dan Direktur Utama Yayasan Darmais dan didampingi lurah Harapan Jaya, Dedi Suparjan, Camat Bekasi Utara, Lukmanul Hakim Plt. Dinas Kesehatan, dr Tanti Rohilawati, Kepala Dinas Perhubungan, Yayan Yuliana, Distaru, dan yang berlokasi di Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara.

Dalam peninjauan ini sekaligus memberi batas lokasi atau mematok batas tanah dengan luas tanah kurang lebih 2000 meter yang diserahkan kepada pemerintah Kota Bekasi dan di peruntukan pembangunan Puskesmas Seroja. 

Baca Juga :  Miris, Mengejar Akreditasi, Puskesmas Harus Rela Bergotong Royong

“Dibangun fisiknya dan eskalasinya tentunya ada tambahan fasilitas, karena luasnya 2000 meter maka nantinya besar kemungkinan menjadi rumah sakit tipe D atau ponep yang beroperasi 24 jam”. Ucap walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan fasilitas yang diberikan pemerintah nantinya adalah pelebaran badan jalan ditambah sisi kanan kiri satu meter yang nantinya bisa memecahkan permasalahan kemacetan diantara lokasi pembangunan puskesmas dengan bagai pusat penghunian atau pusat kajian al-qur’an. 

Baca Juga :  2021 Penduduk Kota Bekasi 95 Persen jadi Peserta JKN

Wali Kota Bekasi ucapkan banyak terimakasih kepada yayasan Darmais, atas kerjasamanya dapat dirasakan oleh warga masyarakat Kota Bekasi dan menjadi percontohan untuk lainnya agar bisa ikut berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Bekasi.

Berikut juga terkait pelebaran jalan diperkirakan dengan panjang kurang lebih 1,7 km jalan keluar dari lokasi menuju sumarecon, pelebaran badan jalan saja nantinya juga akan dibuat saluran air dibawah jalan, sehingga drainase tetap ada dan air dapat mengalir.

Baca Juga :  Truk Container Terobos Jalan Kelas 3 dan Pengusaha Minta Win Win Solutions, Ini Komentar Kadishub Cirebon

Pembangunan Puskesmas tersebut akan didahului dengan pembebasan lahan jalan menuju ke area tersebut, dikarenakan jalan akses menuju ke area tersebut bisa dibilang sempit untuk lalu lalang 2 mobil, nanti nya akan diperlebar mengambil 2 sisi kanan dan kiri sekitar 2 sampai 3 meter, sehingga nantinya warga yang ingin berobat bisa bebas macet.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru