Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelayan Publik di Kota Bekasi Capai 39.8 Persen

- Redaksi

Selasa, 23 Maret 2021 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan vaksinasi bagi target sasaran mulai dari tenaga medis, petugas pelayanan publik, lansia hingga kelompok masyarakat lainnya yang ditargetkan rampung hingga Maret 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan pelaksanan Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi khususnya pada tahap kedua, mulai berjalan sejak awal Maret 2021 bagi kelompok sasaran pelayanan publik. Pada tahap kedua ini rencananya berlangsung hingga April 2021.

Baca Juga :  New Xpander dan New Xpander Cross Kembali Hadir di Supermarket Exhibition Jakarta

Dijelaskan dalam laporan evaluasi kegiatan vaksinasi tahap kedua pada 1-21 Maret 2021, terdata sebanyak 24.344 ribu peserta telah mengikuti vaksinasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka merupakan target sasaran yang terdiri dari ASN Kota Bekasi, Pegawai Pemerintahan, Pedagang Pasar, Lansia, Petugas Keamanan, pelaku usaha, hingga tenaga pendidik.

Sebelumnya terdata sebanyak, 61.227 peserta vaksinasi namun baru 24.344 ribu telah divaksin atau 39.8 persen.

Baca Juga :  Apel Pagi, Tri Adhianto Katakan Tetap Semangat Dalam Menjalani Ibadah Puasa

Dinas Kesehatan Kota Bekasi akan membuka pos massal untuk meningkatkan cakupan pelayanan vaksinasi Covid-19 disesuaikan dengan ketersediaan dosis vaksin yang diberikan Pemerintah Pusat.

Vaksinasi di Kota Bekasi dilaksanakan di 120 layanan yaitu 42 puskesmas, 46 Rumah Sakit dan 32 Klinik. Pemkot Bekasi juga telah membentuk Tim Pelaksana, Tim Monitoring dan Evaluasi serta Pokja KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Vaksin dilakukan dalam beberapa tahap:

1. Tahap pertama (Januari-April 2021) dengan sasaran tenaga kesehatan

Baca Juga :  Wow, Pemkot Bekasi Catat Jumlah Pelanggaran PPKM Mencapai Jutaan

2. Tahap kedua (Maret-April 2021) dengan sasaran petugas layanan publik

3. Tahap ketiga (April 2021-Maret 2022) dengan sasaran masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi.

4. Tahap keempat (April 2021-Maret 2022) dengan sasaran masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya.

Vaksinasi diberikan dua kali pada setiap sasaran. Dengan rentan waktu 14 hari setelah vaksinasi pertama, untuk memaksimalkan pembentukan kekebalan tubuh.

(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru