Tri Adhianto: Honor RT/RW Naik, Hibah RW Segera Cair

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama pimpinan DPRD Kota Bekasi menunjukkan dokumen hasil penandatanganan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (2/9/2025).

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama pimpinan DPRD Kota Bekasi menunjukkan dokumen hasil penandatanganan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (2/9/2025).

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD resmi menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025. Dalam dokumen tersebut, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp7,244 triliun, sementara belanja daerah mencapai Rp7,545 triliun.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyebut salah satu poin penting dari perubahan anggaran ini adalah kenaikan honor untuk ketua RT dan RW. Mulai tahun depan, honor RT naik dari Rp500 ribu menjadi Rp750 ribu, sedangkan honor RW naik dari Rp750 ribu menjadi Rp1,25 juta per bulan.

Tak hanya itu, Pemkot Bekasi juga memastikan pencairan dana hibah Rp100 juta per RW akan dilaksanakan pada Oktober 2025. Namun, setiap RW wajib memenuhi syarat berupa inovasi pengelolaan lingkungan, khususnya program pemilahan sampah dan pengumpulan minyak jelantah.

“Dana hibah ini berlaku untuk semua RW, baik di perumahan maupun kampung. Tapi ada syarat, RW harus melaksanakan pemilahan sampah dan pengumpulan minyak jelantah. Ini langkah nyata mengurangi tumpukan sampah di TPA Bantargebang yang setiap hari makin menggunung,” ujar Tri Adhianto, Selasa (2/9/2025).

Tri menjelaskan, program pemilahan sampah dari rumah ke rumah akan membangun disiplin warga dalam menjaga kebersihan. Sementara minyak jelantah yang dikumpulkan melalui bank sampah RW akan disalurkan ke Bank Induk Sampah Patriot (BSIP). Hasil pengelolaan tersebut diharapkan bisa menambah kas RW sekaligus memberi nilai ekonomis bagi masyarakat.

Baca Juga :  Viral Aksi Sigap Satpam KAI Evakuasi Penumpang Pingsan

Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Pemkot Bekasi juga menyiapkan kebijakan baru untuk meningkatkan perlindungan pekerja sektor informal. Mulai tahun 2026, sebanyak 10 ribu pekerja informal—mulai dari ojek online, sopir, pedagang asongan, petani, kuli, hingga pemulung—akan didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Premi ditanggung pemerintah sebesar Rp201 ribu per orang per tahun.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Optimis Raih KLA Kategori Madya Tahun 2022

“Ojol, sopir, kuli, pedagang asongan, pemulung, mereka semua adalah pejuang kehidupan. Mulai 2026, saya pastikan mereka tidak lagi berjalan sendirian. Perlindungan ini adalah bentuk nyata keadilan sosial. Kota ini akan semakin nyaman dan sejahtera bila para pejuang kehidupan juga mendapat perlindungan yang setara,” kata Tri.

Dengan langkah tersebut, pria yang akrab disapa Mas Tri berharap pekerja rentan bisa lebih tenang dalam mencari nafkah, sekaligus mengangkat martabat Kota Bekasi sebagai kota yang peduli, inklusif, dan berkeadilan sosial. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru