Tidak Ingin Lagi Investor Kabur ke Vietnam, Dedi Mulyadi Siapkan Anggaran untuk Keamanan Berinvestasi di Jawa Barat

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 14:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Jawa Barat – Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyambangi Mardigu Wowik Prasantyo atau lebih dikenal dengan sebutan Bossman membahas sejumlah isu khususnya di Bidang Ekonomi.

Mardigu yang juga dikenal sebagai pengusaha, bercerita ada tiga temannya yang merupakan Investor yang telah membangun pabrik di Indonesia, namun mendapat gangguan dari salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas), menyebabkan investor tersebut memindahkan pabriknya ke Vietnam.

“Teman saya udah tiga orang (Cerita) dan saya naikin di IG (instagram) Cerita, tentang Ormas yang mengganggu itu dan dia sudah bikin pabrik (di Indonesia) dia pindah ke Vietnam,” kata Mardigu, dikutip dari YouTube Channel Kang Dedi Mulyadi, Senin (19/2/2025).

Lebih lanjut, Mardigu juga bercerita bahwa ada dua investor lainnya asal Indonesia yang pada akhirnya memilih Vietnam sebagai tempat berinvestasi.

“Ini orang Indonesia pabrik dia pindah ke Vietnam, terus dua investor enggak jadi ke Indonesia dan pindah juga ke Vietnam,” terangnya.

Mardigu menerangkan investor tersebut lebih memilih Negara Vietnam, pasalnya dirasa lebih memberikan rasa aman termasuk memiliki Pemerintah yang bersih.

Para Investor merasa belum yakin tentang keamanan berinvestasi di Indonesia, lagi-lagi disebut Mardigu gangguan Ormas membuat psra investor berpikir ulang.

Baca Juga :  Wujudkan Mudik Penuh Makna, Jasa Marga Siagakan Layanan Operasional Arus Mudik dan Arus Balik

“Dia bilang (investor) ke Vietnam itu Clean and Clear enggak ada yang namanya Ormas jadi dagang, oke saya bilang bentar lagi Jabar Clean and Clear,” jelasnya.

KDM tidak menampik persoalan tersebut, ia mengatakan masalah tersebut muncul di Jawa barat, ada banyak orang yang mengaku dirinya dari suatu Ormas.

Dijelaskan KDM orang-orang tersebut mengurusi banyak hal, diantaranya Pembebasan tanah, mengurusi pembangunan pabrik, orang yang masuk kerja (diharuskan setor), urusan limbah, termasuk barang-barantg yang masuk pabrik harus menyetor dulu dengan dalih berbagai macam.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Luncurkan program SREGEP

Menurutnya hal tersebut menyebabkan terganggunya pendirian pabrik dan produksi barang, solusi yang akan diberikan KDM yakni menyiapkan Anggaran khusus pengamanan investasi di Jawa Barat.

“Agar mereka bisa tenang, tentram, bisa menjamin keamanan para investor dan karyawan tidak dipunguti duit ketika masuk (kerja),” kata KDM.

Selain keamanan, KDM juga memastikan kebutuhan Investasi lainnya seperti infrastruktur Jalur darat, air maupun udara bisa terpenuhi.

“Menjamin Infrastrutur, tersedia jalan darat, kereta api, pelabuhan, udara, saya ingin energinya dikerahkan untuk itu, dan menurut saya (jawa Barat) sangat bisa.” tegasnya.(*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota
XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:26 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Jumat, 4 September 2026 - 14:34 WIB

5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB