Sering jadi TPS Liar, Lurah Wanasari Bakal Pasang CCTV

- Redaksi

Rabu, 31 Mei 2023 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Pemerintah Kelurahan Wanasari bersama stakeholder terkait lainnya menanggapi serius permasalahan sampah yang ada di wilayahnya. Salah satunya adalah sering didapatinya tumpukan sampah yang ada di sisi Pasar Induk Cibitung atau di pinggir Jalan Bosih Raya oleh oknum yang menjadikan trotoar jalan sebagai tempat pembuangan sampah (TPS).

“Beberapa kali kita lakukan pengangkatan sampah-sampah itu, karena memang sejak banglinya ditertibkan kemudian Pasar Induk direvitalisasi. Harapannya kan agar jauh lebih tertib dan teratur,” ucap Lurah Wanasari, Sarkum pada Selasa (30/05/23).

Baca Juga :  Audiensi Kapolres Bekasi Kota Dengan Rujuk Kota Bekasi

Sarkum menjelaskan, dengan keberadaan tumpukan sampah-sampah di samping Pasar Induk Cibitung tersebut, tentunya membuat kesan kumuh terhadap lingkungan di sekitar pasar terlebih Jalan Bosih Raya juga merupakan akses utama masyarakat. Sehingga pihaknya berupaya untuk melakukan tindak lanjut agar tidak ada lagi sampah-sampah liar yang ada di sisi pasar tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Upaya yang kita lakukan di antaranya, beberapa hari yang lalu sudah kita lakukan pemasangan lampu jalan kurang lebih ada tujuh titik pada sisi kanan dan kiri di sekitar lokasi, kemudian nanti akan kita pasang CCTV untuk memantau karena memang beberapa titik di Kelurahan Wanasari sudah efektif penggunaan CCTV ini,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan TPS Pemilu 2024 di Kabupaten Bekasi

Pemasangan lampu penerangan jalan sendiri dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi untuk merespon permasalahan tersebut.

Menurutnya, adanya tumpukan sampah di samping Pasar Induk Cibitung tersebut disebabkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab saat hendak berbelanja ke Pasar Induk Cibitung.

“Kalau kita pelajari, sepertinya mereka membawa sampah itu niatnya di buang di tempat penampungan sampah di pasar. Tetapi tidak bisa akhirnya dibuang disana sebelum berbelanja ke dalam,” jelasnya.

Baca Juga :  RS Sentosa Siloam Group Lauching Terapis Fisioterapi

Dengan dipasangnya lampu penerangan jalan dan dipasangnya CCTV di lokasi tersebut, diharapkan dapat memberikan pengawasan ekstra terhadap perilaku menyimpang tersebut. Sehingga tidak ada lagi pihak yang membuang sampah di sarana umum secara sembarangan.

“Kita berharap mereka merasa diawasi ya, sehingga tidak melakukan tindakan itu lagi dan lingkungan tersebut menjadi bersih sesuai dengan fungsinya. Yakni trotoar untuk pejalan kaki,” terangnya. jup

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Viral! Ratusan Warga Grudug Rumah H. Ajan, Desak Maju Lagi di Pilkades Cipayung 2026
900 Lansia Bekasi Unjuk Bakat, Pemkot Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Tetap Berkarya
BMKG Peringatkan Ancaman Gempa M6,9 Intai Kota Bekasi, Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:55 WIB

Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terbaru