Sanggar Seni Roboh, 7 Orang Tewas Tertimpa Bangunan

- Redaksi

Senin, 16 April 2018 - 15:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sebuah sanggar seni Tari Topeng Dalang Herman Basari yang terletak di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, roboh akibat tertimpa bangunan tua gudang sarang burung walet di sebelahnya. Akibat kejadian itu, 7 orang tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Kejadian berawal saat 10 siswa yang terdiri dari SMP Negeri 1 Gegesik dan SMP Negeri 3 Gegesik sedang berlatih menabuh gamelan di sanggar tersebut bersama sang dalang atau pelatih, Herman Basari, untuk mengikuti sebuah lomba. Kemudian, tiba-tiba tembok bangunan bekas gudang sarang walet di sebelah sanggar runtuh.

Baca Juga :  Jadi Pembina Apel, Sekda Kota Bekasi Ulas Amanat Presiden Jokowi Usai Dilantik

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra menjelaskan, saat kejadian, dua anak berhasil melarikan diri. Tujuh orang diantaranya tewas, termasuk sang dalang. Sedangkan sisanya mengalami luka.

“Tujuh orang tewas, dua melarikan diri, satu luka berat, dan satu luka ringan,” jelasnya saat ditemui awak media.

Adapun ketujuh korban tewas tersebut adalah Andra (13), Arid (13), Fada (13), Fardi (14), Adzikri (14), Suparti (13), dan Suherman (48).

Baca Juga :  Terkait Insiden Lempar Kursi dalam Rakercabsus PDIP Kota Cirebon, Ini Kata Bamunas-Edo

Akibat kejadian tersebut, semua korban dilarikan ke Rumah Sakit Arjawinangun. Ketujuh korban tewas sudah dibawa pulang ke rumah keluarganya. Sedangkan yang luka berat bernama Tri Intan Afriyani (13) dirujuk ke Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon.

“Kami akan mendalami kejadian ini untuk mengetahui penyebabnya, selain kondisi bangunan yang sudah tua,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB