Bekasi – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC), pengelola Ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan yang melintas menuju Cikampek pada Hari Raya Waisak, 12 Mei 2025. Sebanyak 27.333 kendaraan tercatat melintasi ruas jalan layang MBZ, mengalami peningkatan sebesar 26,43% dibandingkan dengan lalu lintas normal yang hanya mencapai 21.619 kendaraan.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, mengungkapkan bahwa peningkatan volume kendaraan juga terjadi sejak H-3 hingga Hari Raya Waisak, dengan total 145.159 kendaraan yang menuju Cikampek. Peningkatan tersebut mencapai 31,74% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang hanya sebanyak 110.118 kendaraan.
“Volume kendaraan masih mengalami peningkatan pada Hari Raya Waisak 2025. Total volume kendaraan menuju Cikampek melalui Ruas Jalan Layang MBZ sejak H-3 hingga Hari Raya Waisak tercatat sebanyak 145.159 kendaraan, meningkat sebesar 31,74% dibandingkan lalu lintas normal,” jelas Desti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, Desti juga mencatatkan peningkatan volume kendaraan yang kembali menuju Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ. Sebanyak 48.263 kendaraan tercatat kembali ke Jakarta, meningkat sebesar 110,01% dibandingkan dengan lalu lintas normal yang sebanyak 22.981 kendaraan. Secara keseluruhan, volume kendaraan yang menuju Jakarta sejak H-3 hingga Hari Raya Waisak mencapai 137.650 kendaraan, meningkat sebesar 18,64% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 116.027 kendaraan.
“Pantauan volume kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ meningkat signifikan, tercatat sebanyak 48.263 kendaraan atau meningkat sebesar 110,01% dari lalu lintas normal sebanyak 22.981 kendaraan,” tambah Desti.
Melihat tingginya volume kendaraan baik menuju Cikampek maupun kembali ke Jakarta, Desti Anggraeni mengimbau agar para pengguna jalan selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya dan BBM. Bagi pengguna jalan, harap selalu mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas bila diberlakukan rekayasa lalu lintas,” tutup Desti. (*)









