PTPN VIII Alokasikan 30 Hektare Lahan untuk Penghijauan Hulu Sungai Citarum

- Redaksi

Selasa, 19 Februari 2019 - 21:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bandung – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII mengalokasikan sekitar 30 hektar lahanya untuk konservasi kawasan hulu Sungai Citarum. Lahan tersebut saat ini digunakan untuk pembibitan tanaman kopi yang digunakan untuk reboisasi hulu Citarum.

Kepala Divisi Hukum dan Umum pada PTPN VIII Naning Diah Tresnawati mengatakan, lahan pembibitan tersebut berlokasi di Kebun Kertamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. “Luas tanam kopinya sendiri sudah mencapai 538,59 hektar,” ujarnya di sela-sela Citarum Expo di Bale Rame, Kawasan Budaya Sabilulungan, Soreang, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas ASN, Pemkab Bekasi Selenggarakan Uji Kompetensi Jabatan

Naning menambahkan, PTPN VIII pun melakukan kegiatan reboisasi lain berupa penanaman pohon kayu. Luas tanam kayu itu sudah mencapai 20 hektar. Dari kegiatan yang dilaksanakan sejauh ini, penanaman kopi juga sudah memberikan hasil panen bagi PTPN sendiri. Produk kopi tersebut pun dipamerkan di tenan PTPN VIII di kegiatan Citarum Expo.

Meskipun demikian, Naning menegaskan bahwa target utama PTPN VIII adalah mengurangi lahan kritis di kawasan huku Citarum. Tidak terkecuali di lahan PTPN VIII yang mencapai 1700 hektar. “Salah satu penyebab banjir adalah lahan kritis di hulu Citarum. Jadi kami ingin setidaknya lahan kritis yang ada di wilayah kerja kami hijau kembali,” tutur Naning.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Tandatangani Nota Kesepakatan Gerakan Menuju Smart City

Naning tak menampik jika permasalahan lahan kritis PTPN VIII dipicu oleh alih fungsi dari perkebunan menjadi pertanian. Solusinya adalah kembali menanami lahan tersebut dengan tanaman keras yang bisa menyerap air.

Penanaman kopi, kata Naning, dilakukan bersama warga. Dengan begitu mereka yang selama ini hidup dari bertani sayuran, tetap bisa hidup dari bertanam kopi.(dan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB