Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin Jaga Independensi, Sebut Dirinya ASN Murni Bukan Politisi

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bandung – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyatakan dirinya adalah ASN murni bukan seorang Politisi, sehingga dirinya menjaga independesi agar tidak ada kepentingan dengan pihak manapun.

Hal tersebut disampaikan usai menggelar pertemuan dengan Serikat Pekerja Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (14/2/2025).

Bey bercerita bahwa dirinya sudah bertemu dengan berbagai Organisasi, seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat termasuk yang baru ini bersama Serikat Pekerja Jabar.

Namun pertemuan tersebut diadakan setelah Pilkada 2024 dan menjelang akhir tugas masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat. Bey beralasan tidak ingin ditafsirkan sebagai kepentingan yang menyangkut Politik.

“Saya memilih tidak bertemu (menunda pertemuan) dengan keduanya, baik APINDO maupun Serikat Pekerja, jadi di akhir masa jabatan baru saya mau bertemu, karena supaya tidak ada kepentingan apapun,” kata Bey kepada rakyatjabarnews.com, Jumat (15/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bey juga menyampaikan permintaan maaf apabila terdapat kebijakan yang dirasa menimbulkan persoalan, khususnya bagi Buruh.

Baca Juga :  Kunker Wali Kota Bekasi Kecamatan Mustika Jaya dan Bantargebang

“Saya minta maaf, dan saya memang keras kepala, tapi itu apa adanya karena saya harus taat pada peraturan,” ungkapnya.

Bey juga menegaskan bahwa setiap kebijakan yang dilakukan selama menjabat tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik. Ia mengatakan dirinya merupakan ASN Murni.

“Saya beberapa kali sampaikan, saya bukan politisi dan saya adalah ASN murni jadi harus taat dengan peraturan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Disbudpora Optimis Raih Hattrick Juara di PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara

Bey Machmudin akan mengakhiri tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat pada 20 Februari 2025, setelah pelantikan Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.

Berdasarkan informasi yang dikutip, Dedi Mulyadi memuji kinerja Bey Machmudin selama kurang lebih 1,5 tahun menjabat. Salah satu yang diapresiasi KDM yakni Pemerataan Desa, dimana Bey membuat kebijakan bahwa bantuan terhadap Desa tidak lagi dibagi rata, melainkan berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah. (*)

Penulis : Ald

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB