Pemohon Kartu Kuning di Disnakerin Majalengka Meningkat

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2019 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Pemohon kartu kuning atau kartu pencari kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Majalengka mengalami peningkatan signifikan. Banyak di antara calon pekerja yang mengajukan lamaran setelah Hari Raya Idul Fitri.

Dari bulan Januari sampai sekarang, jumlah pemohon kartu kuning mencapai 4.375 dan sebagian besar adalah perempuan. “Kita di angka 4.375 pemohon terhitung dari Januari sampai sekarang,” ungkap Kasi Pembinaan, Pengawasaan Lembaga Ketenagakerjaan Wahyu Sudianto, Kamis (23/5/2019).

Baca Juga :  Disperindag Kuningan: Bahan Sembako Alami Kenaikan Jelang Ramadhan

Disebutkannya, kelulusan SMA yang mendekati Idul Fitri banyak dimanfaatkan masyarakat khususnya usia produktif untuk merantau ataupun bekerja di luar Majalengka selepas Lebaran. Tak heran jika pembuatan persyaratan pelengkap melamar pekerjaan seperti kartu kuning dan SKCK ada peningkatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari segi pelayanan, Disnakerin Majalengka juga terus berinovasi. Salah satunya adalah dengan pembuatan kartu kuning acara online yang langsung terintegrasi dengan Disdukcapil sehingga pemohon tidak membuang-buang waktu dengan mengisi formulir AK2.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Bakal Gelar Aksi Bersih Kali Cikeas Bendung Koja

“Para pemohon karru kuning sekarang bisa terlayani dengan cepat dalam sistem online. Namun persyaratan seperti foto copy KTP, ijazah terakhir, KK dan pas foto 3×4 dua lembar tetap disertakan,” jelasnya.

Dari sekian banyak pelamar kerja, kebanyakan diajukan ke luar daerah Majalengka seperti Jabodetabek, Tanggerang dan Karawang. Karena kendati banyak pabrik di Majalengka, slot lowongan kerja untuk laki-laki sangat terbatas dan juga karena UMK yang rendah sehingga lebih memilih bekerja di kota besar yang gajinya pun lebih besar.

Baca Juga :  Bapenda Kabupaten Bekasi Terus Tingkatkan PAD di Tahun 2024

Salah seorang pemohon kartu kuning Dedi Kartawijaya asal kecamatan Bantarujeg menuturkan, jika kebanyakan pabrik di Majalengka hanya menerima pekerja perempuan. Alasannya karena pabrik bergerak di bidang tekstil pembuatan pakaian jadi.

“Kalau laki-laki susah cari kerja di Majalengka. Lowongannya terbatas,” ungkapnya.

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terbaru

Ketua Panitia BPD Desa Muktiwari, Husin Syahrulloh, saat memberikan keterangan terkait polemik DPT yang disorot warga.

Bekasi

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:00 WIB

Anda Kurang Beruntung !