Pemerintah Kota Perlu Sosialisasi untuk Semua Lapisan Masyarakat

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Mei 2017 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Banyaknya kebijakan atau program Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang baik bagi masyarakatnya, seperti pendidikan gratis serta kesehatan gratis lewat kartu sehat berbasis nomor induk kependudukan (NIK), harus dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang memiliki kartu tersebut.

Akan tetapi, program yang baik tersebut, kerap tidak diketahui oleh masyarakat yang berada di kalangan bawah. Entah kurangnya sosialisasi atau apa, namun hal itu memang belum dirasakan secara maksimal bagi masyarakat Kota Bekasi.

 

Melihat hal itu, Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Bekasi Raya melakukan acara diskusi di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan tema ‘pendidikan dan kesehatan gratis untuk siapa?’ di Kantor Lira Bekasi Raya, Perum Permata Bekasi II, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa malam (2/5).

 

ADVERTISEMENT

ads"/ https://rakyatjabarnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240720-WA0020.jpg

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara diskusi tersebut, dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Syaherallayali, Tokoh Masyarakat, Wiwiek Hilwiyah Arief, dan lainnya.

 

Dalam diskusi tersebut, banyak perbincangan menarik soal pendidikan, kesehatan dan tenaga kerja yang kini sedang terjadi di tengah masyarakat Kota Bekasi.

 

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Syaherallayali mengatakan, persoalan pendidikan adalah sebuah hal yang klasik, namun menantang. Sebab, bila pemangku jabatan bisa menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Persoalan pendidikan tidak akan sulit bagi masyarakat yang tidak mampu untuk mengenyam pendidikan layak.

 

“Kenapa ada ketidakmampuan bagi eselon dua (Kepala Dinas), padahal sistem dunia pendidikan di Kota Bekasi seperti itu-itu saja. Fakta integritas yang mereka buat saat terima jabatan, itu harus terima diposisikan di mana saja, dan tidak bisa mengeluh baru menjabat,” ucapnya.

 

Diakui pria yang akrab disapa Ral ini, untuk sistem penerimaan siswa baru yang setiap tahunnya terbilang kisruh, harusnya tidak seperti itu dan dapat diminimalisirkan.

 

“Dunia pendidikan di Kota Bekasi belum kita tuntaskan secara maksimal,” terang dia.

 

Bicara refleksi dunia pendidikan pada Hardiknas, lanjut Ral, pemerintah harus dapat bertanggung jawab bagi para guru TKK maupun PNS yang kini diambil alih oleh provinsi bagi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat), yang sudah dimulai pada awal tahun 2017 ini.

 

“Dalam proses transisi ini masih ada titik lemahnya, TKK atau PNS yang ada timbul permasalahan. Refleksi dunia pendidikan, ini harus jadi tanggung jawab bersama. Tanggung jawab provinsilah sepenuhnya. Kota Bekasi harus mengimbau provinsi untuk membayar honor TKK yang belum terbayarkan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, langkah Walikota dan Wakil Walikota untuk memperhatikan dunia pendidika di Kota Bekasi sudah bagus. Namun di lapangannya atau bawah tidak singkronisasi.

 

“Jujur, kita maju dari beberapa daerah lain (untuk pendidikan), tapi kita juga banyak kendala dan kendala itu bukan hanya di Kota Bekasi,” tutupnya.

 

Di tempat sama, Tokoh Masyarakat Bekasi Timur, Wiwik menuturkan persoalan tentang kesehatan, per satu Maret 2017 lalu, Pemkot Bekasi sudah meluncurkan kartu sehat berbasis NIK. Kartu tersebut untuk permudah masyarakat tidak mampu.

 

“Terkadang aparatur yang di bawah mempersulit masyarakat, untuk tidak membuat surat pengantar dari RT/RW untuk berobat, maka itu pembuatan kartu sehat berbasis NIK ini sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat,” bebernya.

 

“Pak Wali ingin dan merencanankan, kalau sakit tidak perlu pakai kartu pengantar seperti SKTM. Ada 39 RS yang sudah MoU ke Pemkot Bekasi,” tambah dia.

 

Ia sangat menyayangkan, dengan program Walikota yang bagus, namun tidak ada action dibawah.

 

Ketua Pemuda Lira Bekasi Raya, Leonardo menambahkan, kegiatan diskusi ini sebagai agenda untuk peringati Hardiknas. Karena banyak program-program dari Pemkot Bekasi yang pro dengan rakyat terhadap pendidikan. Akan tetapi kurang maksimal saat direalisasikan.

 

“Dengan diskusi ini, diharapkan mampu menyerap program-program pemerintah yang baik, terlebih di dunia pendidikan dan kesehatan yang dinilai kurang di mata masyarakat Kota Bekasi,” jelasnya

Baca Juga :  PJ Walikota Cirebon: Stok Pangan Jelang Ramadhan Masih Aman

Berita Terkait

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat
Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi
Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis
Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88
Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau
Sekda Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2024
Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad Lantik Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi
Pj Bupati Dani Ramdan Serahkan 172 SK Penyesuaian Masa Jabatan Kepala Desa Menjadi 8 Tahun
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:22 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:32 WIB

Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:12 WIB

Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:59 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:26 WIB

Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau

Berita Terbaru

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan panduan untuk memudahkan kedatangan dan menjadikan waktu berburu mobil baru jadi lebih menyenangkan.

Bisnis

Suzuki Berikan Tips di Pameran GIIAS 2024, Ini Tipsnya !

Sabtu, 20 Jul 2024 - 17:54 WIB

Foto : Partai Amanat Nasional Kota Bekasi Resmi Rekomendasi Tri Adhianto Calon Walikota Bekasi 2024.

Bekasi

Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN

Sabtu, 20 Jul 2024 - 16:03 WIB