oleh

Pembina Distrik Viking Cirebon Timur Kecam PSSI

RJN, Cirebon – Sangsi yang sangat berat yang dijatuhkan PSSI kepada Tim Kebanggaan Masyarakat Jawa Barat (Persib Bandung) membuat para pendukung Tim Persib Bandung (Bobotoh) di seluruh Nusantara kecewa, dan kekecewaan ini juga disampaikan oleh Bobotoh di Wilayah Cirebon Timur.

Salah satu kekecewaan yang mendalam juga di sampaikan oleh Pembina Distrik Viking Pirates Cirebon Timur (Jaelani)

Menurut Kang Jay (Panggilan Akrab Jaelani) PSSI terlalu berat memberikan sangsi kepada Persib, semestinya Persib tidak harus menerima sangsi seperti itu. Dan sangsi ini diberikan PSSI kepada Persib dikarenakan imbas dari kematian salah satu suporter Jak Mania, kalau kita mau jujur kematian suporter Persib juga pernah terjadi tapi PSSI tidak memberikan sangsi yang berat kepada Tim lawan waktu itu.

PSSI memberikan sangsi kepada Persib sampai sebanyak itu ini jelas sangat merugikan bagi Persib, padahal kita semua tau Persib sedang dalam verfoma terbaiknya di tahun ini dan Persib sanggup menempati Posisi tertinggi di Klasemen ini, namun dengan kejadian seperti ini sungguh sangat mempengaruhi Tim dan Official Persib lebih-lebih Bobotoh yang dilarang untuk menyaksikan Pertandingan Persib baik home maupun away.

Dan pada saat home pun Persib harus bermain di luar jawa tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan hukuman atau sangsi terhadap Persib tidak cuma sampai disini, di tahun 2019 Persib masih mendapatkan sangsi home di Bandung tanpa penonton sampai pertengahan musim kompetisi, jelas ini sangsi atau hukuman yang sangat berat bagi Persib. Tandas Kang Jay selaku Pembina Distrik Viking Pirates Cirebon Timur.

Masih menurut Pembina Viking Pirates Cirebon Timur yang juga pernah menjabat sebagai Bendahara Umum PC. GP. ANSOR Kab. Cirebon itu, sangsi yang memberatkan Tim Persib ini jangan sampai membuat para Bobotoh menjadi lepas kontrol, kita tetap dalam satu komando dan satu suara dalam mengambil keputusan, dan Distrik Viking Pirates Cirebon Timur yang nota bene menjadi binaannya Kang Jay menghimbau kepada anggotanya untuk tetap satu komando dalam mengambil keputusan dan kita pun menunggu keputusan dari Pusat dalam hal ini Viking Pusat.

Ditambahkan Kang Jay yang juga salah satu Aktivis Muda NU (Nahdlatul Ulama) di Cirebon Timur Distrik Viking Pirates yang menjadi binaan kumpulan ini tidak hanya sebagai Bobotoh tetapi anak-anak juga diarahkan untuk melakukan kegiatan Positif di lingkungan sekitarnya seperti kerja – kerja sosial yang sering dilakukan oleh anak-anak Viking Pirates.

“Bhakti sosial untuk saudara kita yang mendapatkan musibah pun sering dilakukan oleh anak-anak Viking Pirates”
Banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh anak-anak Viking Pirates ini semua berkat kekompakan anak-anak yang selalu dalam kordinasi dengan Pembinanya.

Dibawah binaan Kang Jay Distrik Viking Pirates Cirebon Timur sampai saat ini masih berjalan dan tetap solid dan juga terdaftar di Viking Pusat.

“Kita bukan Bobotoh liar Distrik Viking Pirates Cirebon Timur adalah Bobotoh resmi yang terdaftar dan mendapatkan sertifikat terdaftar dari Viking Pusat, “ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com pada Jumat (5/10/2018). Menghadapi Tahun 2019 yang nota bene Tahun Politik Kang Jay dengan tegas sebagai Pembina dia tidak mengarahkan Anak binaannya kepada salah satu Partai ataupun Calon baik Pileg maupun Pilpres.

“Saya selaku Pembina menyerahkan sepenuhnya tentang pilihan politiknya kepada masing-masing Individu karena Distrik Viking Pirates Cirebon Timur bukan Partai Politik dan tidak masuk ke dalam Politik Praktis.”

Kesibukan Kang Jay di Organisasi NU tidak mengendorkan kesetiaannya kepada Tim Persib dan sejak berdirinya Viking Pirates Cirebon Timur pada Tahun 2007 dan Resmi menjadi Distrik di Tahun 2016 sampai dengan hari ini Kang Jay tetap setia membina anak-anak, kedekatan Kang Jay dengan anak-anak pun diakui oleh semua anggota Distrik Viking Pirates Cirebon Timur.

Kang Jay yang juga sebagai Pembina sekaligus Penasehat PAC GP Ansor Lemahabang dan PAC. IPNU Lemahabang bahwa Distrik Viking Pirates Cirebon Timur selalu diarahkan untuk kegiatan – kegiatan positif karena bagi dia (Kang Jay) kedekatan dengan anak-anak muda yang masih butuh arahan juga bimbingannya adalah sesuatu yang sangat berharga dan tidak bisa dibayar dengan nilai materi, karena semuai ini dilakukan dengan niatan ibadah melalui pembinaan kepada para pemuda untuk mengarahkan kepada sesuatu yang positif, karena para pemudalah generasi penerus bangsa dan generasi penerus kita-kita yang sudah tidak muda lagi, ” tandasnya. (ymd/RJN))


Komentar

News Feed