PAD Dibawah 10 Persen, Madonk Soroti Dinas Bapenda

- Redaksi

Senin, 11 November 2024 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat : Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmadi Madonk sekaligus Anggota Badan Anggaran mengikuti proses rapat mengenai PAD, pada Senin 11 November 2024.

i

Rapat : Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmadi Madonk sekaligus Anggota Badan Anggaran mengikuti proses rapat mengenai PAD, pada Senin 11 November 2024.

Bekasi – Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi Ahmadi Madonk menyoroti rendahnya capaian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi dalam realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi yang baru mencapai 68 persen, padahal telah memasuki pertengahan Triwulan Akhir Tahun 2024.

Madonk mengatakan, agar Bapenda Kota Bekasi dapat mensikronisasikan data-data penerimaan pendapatan, bilamana dirasa ada kekeliruan dari Sektor realisasi.

“Ya, kita ini kan baru sedikit ya peningkatan, Baru 68 persen. Kita ingin pajak asli daerah ini yang memang dari Dinas penghasil,” ujarnya saat di sambangi diruang kerjanya rakyatjabarnews.com, pada Senin (11/11/2024).

“ Jadi emang rapat tadi pagi ini bersama dinas Bapenda Kota Bekasi, belum ada titik terang mengenai pembahasan hal PAD Kota Bekasi.”

Kata Madonk, capaian realisasi penerimaan PAD seperti retribusi, pajak parkir dan Pajak Bumi bangunan dan yang lainnya mesti disinkronisasikan.

“Ini sebenarnya Bapenda harus betul-betul Dapat mensinkronkan data-data (realisasi Penerimaan PAD) itu, “ tegasnya politis Fraksi PKB.

Terkait rapat pembahasan RAPBD Kota Bekasi tahun 2025, kata madonk, pihaknya sudah menindaklanjuti secara masif.

Secara pelaksanaan rancangan tengah dilakukan pengkajian lebih lanjut dan mendetail mengenai pendapatan yang nantinya akan ditargetkan.

Baca Juga :  FOX LITE Hotel Majalaya Hadir di SMK Wirakarya 2 Ciparay Lewat Program “FOX GOES TO SCHOOL

“RAPBD sudah on the track, sudah dalam bentuk rancangan DPRD Kota Bekasi. Nah RAPBD ini yang sedang dibahas. Ini berkaitan dengan pendapatan, baru laporan dari dinas-dinas penghasil berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.

Selain itu, Madonk juga mengatakan perlunya untuk melakukan kajian yang lebih mendalam untuk membahas Pendapatan Asli Daerah dengan dinas-dinas penghasil.

“ Pendapatan tadi, banggar itu mengidentifikasi adanya beberapa kebocoran karena setiap tahun tidak sesuai target. Tiap tahun tiap tidak sesuai RPJMD Kota Bekasi. “ ujarnya.

Kalau sesuai RPJMD harusnya sesuai dong 10 persennya. Ternyata kolasenya dibawah 10 persen. Ini mah tiap tahun hanya naik 5 persen pertahunnya. Makanya nanti Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi akan uji petik ke dinas Bapenda.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai di Pebayuran, Upaya Perkuat Tanggul dan Dukung Pertanian"

Masih kata dia, Diduga ada kebocoran data yang harusnya targetnya bisa maksimal. Harusnya masing-masing dinas sudah terbuka jangan sampai detik ini belum ada keterbukaan, “ungkapnya.

Kita ini kan mitra dengan dinas terkait. Bukan berarti satu sama lain saling mengunci, kita harus berkomunikasi kolaborasi, kerjasama kekurangannya apa bisa dibicarakan.

Yang saya lihat, banyak kekurangan-kekurangan Dinas Bapenda. Misalnya di Bapenda ada kesulitan kita bisa bicarakan dan komunikasi dengan baik, “ tutup Madonk. (Advertorial)

 

 

Penulis : Abdul

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:45 WIB

Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:26 WIB

Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WIB

Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Berita Terbaru