RJN, Bekasi – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memiliki pencapaian kinerja selama 4 tahun berhasil. Pencapaian itu diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,17 persen di atas pertumbuhan ekonomi dunia mencapai 3 persen.
“Negara Indonesia berada dalam peringkat ke-16 di dunia yang mendapatkan apresiasi dari dunia investor,” ujar Menperin Airlangga saat hadir dalam acara temu Forum HRD Jababeka, di Cikarang, Jumat (15/2/2019).
Menteri Airlangga menyampaikan, tingkat inflasi nasional mengalami yang terendah. Adapun jumlah masyarakat miskin berkurang di bawah digit 10 persen. Sedangkan yang bekerja semakin banyak dari pengangguran terbuka berkurang mencapai 5,11 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Capaian selama 4 tahun dari pengalaman 20 tahun kebelakng,” katanya.
Menteri Airlangga menjelaskan, tenaga kerja industri telah memasuki 6 besar dengan kontribusi terhadap tenaga kerja Sub-Sektor (Industri pengelolaan non Migas) formal yang menempatkan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan.
“Tenaga kerja pengelolahan sepanjang 2018 diperkirakan mencapaj 18,25 juta orang. Jumlah tersebut berkontribusi sebesar 14,72 persen terhadap jumlah total tenaga kerja nasional,” ungkap Menteri Airlangga.
Menteri Airlangga juga menyinggung dana desa yang digelontorkan pemerinta menjdi bagian dari pengembangan infrastruktur jalan sehingga menunjang pertumbuhan ekonomi.
Sementara mereka yang tertinggal, ada keberpihakan pemerintah yakni 10 juta dalam penyaluran program Keluarga Harapan yang meningkat Rp34,4 triliun. (ziz/rjn)









