Majukan Startups, TN Kapital Bagikan Ilmu Minimalisir Resiko Usaha

oleh -
Caption Foto 1: (Kiri-Kanan) Community Manager Lingkaran.co, Agi Anynditha, CEO TN Kapital, Tiar Karbala, Founder and Headmaster Lingkaran.co, Wendy Pratama berbincang usai menggelar acara 'Founders Brunch Club : Overcoming Failure' di Jakarta, Sabtu (19/1). Kegiatan yang diadakan TN Kapital berkerjasama dengan Lingkaran.co untuk saling bertukar pikiran dengan pelaku usaha di Indonesia. TN Kapital sebagai salah satu Venture Capital (VC) yang berperan aktif dalam perkembangan startup di tanah air bukan hanya memberikan dukungan melainkan juga mentorship, networking, publication dan resource allocation bagi para startup di Indonesia.

RJN, Jakarta – TN Kapital telah sukses menggelar acara sharing session yang dinamakan “Founders Brunch Club” untuk mendukung eksistensi kewirausahaan di Indonesia, terutama untuk pelaku usaha rintisan (startups). Event yang bertema “Overcoming Failure” ini digelar oleh TN Kapital berkolaborasi dengan Lingkaran.co, salah satu platform edukasi kreatif.

CEO TN Kapital, Tiar Karbala mengatakan adanya event “Founders Brunch Club” ini bisa membuat pihaknya lebih dekat dengan pelaku usaha di Indonesia. Selain itu, untuk memahami lebih dalam mengenai industri startup dan permasalahan yang biasa dihadapi. Dengan acara ini, juga diharapkan agar terjalin jaringan yang kuat antara sesama pemilik usaha sehingga mereka dapat saling mendukung satu sama lain.

““Founders Brunch Club” ini mendekatkan kami dan memunculkan inisiatif serta meningkatkan jejaring antar pelaku startup di Indonesia. Sehingga nantinya terjadi kolaborasi dan kerjasama antara startup di Indonesia. Memang pasti adanya kompetisi di antara para startup, tetapi jika kita mengkesampingkan hal tersebut, struggle yang mereka alami kurang lebih sama, untuk itu perlunya rasa untuk saling mendukung,” kata Tiar saat dihubungi, Sabtu (19/01).

Pengusaha muda ini pun menambahkan bahwa event ini menjadi medium bagi para pelaku usaha rintisan (startup) untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman. Menurutnya, penting bagi startup untuk dapat menjalankan usahanya secara baik guna meminimalisir risiko kegagalan.

“Berbagai event gathering atau forum yang ada rata-rata hanya fokus membahas bagaimana cara usaha bisa sukses. Sedangkan event ini sangat berbeda, di mana kita berdiskusi tentang cara menghadapi kegagalan agar bisa meminimalisir resiko kegagalan saat akan memulai usaha,” sambung Tiar.

Lebih lanjut, Tiar menyatakan bahwa event yang membangun dan mengembangkan startup seperti ini ke depan akan gencar diadakan oleh TN Kapital.

“Melihat respon positif yang ada membuat kami semakin gencar untuk mengadakan event seperti ini lagi. Para entrepreneur kita masih banyak yang belum mengetahui betul sisi-sisi mana yang bisa membuat mereka berhasil. Di awal tahap startup ini rawan gagal akibat tak adanya pendanaan yang cukup sehingga mereka pun harus aware terhadap investor,” ujar Tiar.

Tiar juga menambahkan bahwa TN Kapital bukan hanya berfokus pada pendanaan startup tetapi juga untuk mendukung dan menyokong seluruh ekosistem. Mengembangkan startup di Indonesia merupakan salah satu misi dari TN Kapital.

Dalam event ini turut hadir pula CEO M Target, Yopie Suryadi sebagai pengisi acara yang berbagi pengalaman kegagalannya dan bagaimana dia mengatasi serta mengubah hal tersebut menjadi sebuah kesuksesan.. Selain itu, juga ada 30 startup yang berpartisispasi.

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 19 Januari 2019 jam 10.00 – 12.00 WIB berlokasi di UnionSpace – Satrio Tower, Jakarta Selatan yang juga merupakan salah satu rekanan dari TN Kapital.

TN Kapital adalah salah satu perusahaan venture capital yang berfokus menjalin kerjasama dengan para startup di Indonesia agar terus berkembang dengan menyuntikkan dana. Tak hanya finansial melainkan juga mentorship, networking, publication, dan resource allocation bagi para entrepreneur muda di Indonesia. TN Kapital telah melakukan investasi pada beberapa startup di sektor logistik fulfillment, aplikasi dan sistem untuk pengelolaan SDM, pengelolaan adminitrasi, jasa pembuatan produk konveksi, dan supply chain.(red/rjn)

Berita Rekomendasi

Comment