KPM Keluhkan Kualitas Program Beras BPNT

- Redaksi

Selasa, 4 September 2018 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: ilustrasi

i

foto: ilustrasi

RJN, Indramayu– Program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kabupaten Indramayu dikeluhkan oleh masyarakat. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program BPNT mengaku, kualitas barang yang disalurkan melalui e-warung tidak sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Wangid warga desa majasari Kecamatan Sliyeg mengeluhkan kualitas beras yang diterima tidak sesuai dengan harga. “Harga beras merupakan harga beras premium,namun yang diterima hanya beras kualitas medium,”kata dia.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Antusias Ikuti Jalan Sehat Menyambut Hari Jadi Kabupaten Bekasi Ke-73 dan HUT RI Ke-78

Keluhan warga soal kualitas beras di e warung ini disampaikan saat kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Indramayu,Abdul Rohman. Beras medium sendiri harganya berkisar Rp9-Rp10 ribu per kilogram. Sementara beras premium harganya antara Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski kualitasnya berbeda namun jumlah kuantitas beras yang disalurkan tetap sama yakni 7 kg. Selain soal kualitas beras, keluhan juga datang dari pemilik e warung. Kerjasama pengadaan beras dan telor yang dilakukan antara e warung dengan PD BWI dinilai merugikan.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Pj. Wali Kota Bekasi Monitoring Gudang Logistik KPU di Bekasi Utara

“Kalau bisa, e warung mengambil beras dan telor ke distributor mana saja, tidak dibatasi hanya dengan PD BWI,”kata pemilik e warung di desa malangsari Kecamatan Bangodua yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  MENPAN RB Bakal Potong Gaji PNS 2,5 Persen untuk Zakat

Ia yakin dengan bebas memilih distributor pemasok pangan BPNT, e warung bisa mendapatkan keuntungan lebih besar. “Kalau bebas memilih pemasok BPNT, e warung bisa mendapatkan keuntungan diatas Rp10 ribu,”ujarnya.

Jumlah itu lebih besar dibandingkan dengan melakukan kerjasama dengan PD BWI. Seperti diketahui mayoritas e warung bekerjasama dengan PD BWI sebagai rekanan dalam pengadaan pangan BPNT di Kabupaten Indramayu.(gie/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
Tri Adhianto Dorong Percepatan PSEL Bekasi, Sampah Diolah Jadi Listrik
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
Dinas Perikanan Bekasi Genjot Konsumsi Ikan untuk Tekan Stunting
Distan Bekasi Antisipasi Kemarau, Petani Diminta Ubah Pola Tanam
Ribuan Jemaah Haji Bekasi Berangkat 8 Kloter, Ini Jadwalnya
Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29
Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50 WIB

Tri Adhianto Dorong Percepatan PSEL Bekasi, Sampah Diolah Jadi Listrik

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Kamis, 23 April 2026 - 17:58 WIB

Dinas Perikanan Bekasi Genjot Konsumsi Ikan untuk Tekan Stunting

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Distan Bekasi Antisipasi Kemarau, Petani Diminta Ubah Pola Tanam

Berita Terbaru