Ini Tanggapan Bapilu Golkar Bekasi Mengenai Rp. 25 Miliar

  • Whatsapp

RJN, Bekasi – Pasca Neneng Hasanah Yasin mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Bupati Bekasi periode 2017-2022, beredar sejumlah nama dalam bursa kandidat wakil bupati.

Seperti diketahui, jika Neneng resmi mundur, posisi wakil bupati bakal tak berpenghuni. Soalnya, Wakil Bupati sekaligus Pelaksana Tugas Bupati Eka Supria Atmaja dipastikan menjadi bupati definitif.

Namun, selain beredarnya nama-nama kandidat, muncul juga biaya yang katanya wajib disiapkan bagi mereka yang berminat. Berapa nilainya?

Berdasarkan informasi yang beredar, muncul angka Rp 25 miliar untuk harga tiket menjadi wakil bupati. Nilai fantastis itu disiapkan untuk berbagai berkepentingan.

Benarkah demikian?

Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Budiarta menegaskan informasi yang beredar itu tidak benar. “Sebanyak Rp25 miliar itu bohong, hoax,” kata dia, saat dikonfirmasi, Rabu (20/2/2019).

Menurut dia, memang ada biaya perlu dikeluarkan namun tidak sebanyak informasi yang beredar. Hanya saja, Budiarta enggan menyebutkan biaya itu.

“Enggak sampai Rp 25 miliar. Itu berita hoax. Saya tidak akan menyebutkan nilainya. Tapi yang namanya wakil bupati itu tidak gratis,” kata dia. (zii/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *