Ini Jawaban Kadisdik Kota Bekasi Soal Ruang Kelas SMP yang Rusak

- Redaksi

Selasa, 21 November 2017 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Atas pernyataan data yang dikemas oleh Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi, Tengku Imam Kobul Moh Yahya S yang juga sering disapa (Bang Imam) soal ‘668 Ruang Kelas Jenjang SMP Negeri di Kota Bekasi Rusak’ dijawab oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi.

Ali Fauzie selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi menjawab atas penilaian data yang dikemas oleh riset LSM Sapulidi melalui pesan Whatshapp. “Itukan data dari dapodik yang dibuat oleh oprator sekolah, sayangnya operator sekolah banyak yang belum mengupdate data baru,” ucapnya, Sabtu (18/11/17) pagi tadi.

“Kalau rusak ringan yang jumlahnya banyak, itu adalah ruang kelas yang masih dapat digunakan,” tambahnya.

Baca Juga :  Walikota Cirebon Bagikan 219 Sertifikat Tanah Gratis

Lanjut, tempat terpisah Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi, Bang Imam angkat bicara. Ia mengatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan tidak boleh menyalahkan operator sekolah, karena operator dapodik itu mengikuti sistem dan standar, lalu SOP nya harus menggunakan teknologi IT.

“Ruang yang rusak ringan memang masih dapat dipergunakan sebagai ruang belajar, tapi apabila dibiarkan dan tidak segera diperbaiki, maka tahun depan, besar kemungkinan akan berubah menjadi rusak ringan,” ujarnya.

“Tanya kepada Kepala Dinas nya, apakah dia mengerti arti standar sarana dan prasarana mana yang kategori rusak ringan, rusak sedang, rusak berat bahkan rusak total? Kalau tidak mengerti standarnya, lebih baik berhenti saja dari jabatan Kepala Dinas,” cetus Imam untuk Kepala Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  TNI Bantu Dua Buruh Tani dalam Program Rutilahu

“Apa mungkin dia malu, karena ruang kelas banyak yang rombeng, maka dari itu dia berani menjawab, dan juga takut dianggap tidak becus dalam menata Pendidikan yang maju serta berkualitas,” tambahnya.

Kembali soal kerja operator sekolah, dia memaparkan bahwa operator tidak update data di dapodik, mana bisa cair dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan lain dari pusat, karena paking update per Oktober. “Dapodik wajib update per tiga bulan, agar pencairan dana BOS per triwulan bisa dilaksanakan,” ulasnya.

Baca Juga :  Ditpolair Polda Jabar Ajak Nelayan Melawan Hoax

Kata Imam, seharusnya Kepala Dinas Pendidikan manjawab seperti ini ‘Penanganan Ruang Kelas Ringan Diserahkan Ke Sekolah Untuk m
Memperbaikinya, Dan Sekitar 5 -10 Perseb Dana BOS Boleh Memperbaiki Sarana Prasarana Rusak Ringan’.

“Seperti pengecatan, pagar rusak, atap ambruk sedikit, copot lantai keramik, memperbaiki kursi dan bangku yang sudah rusak. Dan jika rusak sedang, berat, rusak total bisa langsung dilaporkan ke Dinas terkait untuk segera di perbaiki,” pungkasnya.

Dalam hal ini, Bang Imam berharap kepada Pemerintah, khususnya pada Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi untuk menempatkan Pejabat (SKPD) Esselon II, III, maupun IV yang berkualitas dengan kemampuan pendidikannya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK
Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun
Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?
Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan
Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!
Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan
Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:29 WIB

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:16 WIB

Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:42 WIB

Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami