Info Terkini: Hindari Titik Rawan Macet di Cirebon Pada Saat Arus Mudik

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2019 - 23:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Pada arus mudik dan balik lebaran, terdapat beberapa titik rawan kemacetan di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya perlu dihindari. Kemacetan tersebut diakibatkan oleh terjadinya penumpukan volume kendaraan di beberapa ruas jalan.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy menjelaskan, titik-titik rawan kemacetan ini berada di Jalan By Pass, Pilang, Kedawung, dan lampu merah Kanggraksan-Kesambi. Jalur tersebut merupakan jalur yang bisa dilalui oleh para pemudik.

Baca Juga :  Polisi Lakukan Penggeledahan Terduga Teroris IM di Rumahnya

Sedangan untuk dalam kota sendiri, lanjutnya, beberapa ruas jalan rawan kemacetan terjadi di Jalan Cipto, Wahidin, Kartini, dan Tuparev. Ruas-ruas jalan tersebut dikarenakan sebagai pusat perbelanjaan di Kota Cirebon, sehingga orang berbondong-bondong datang ke situ, terutama menjelang lebaran.

“Karena itu, kita akan menutup beberapa perempatan atau lampu merah yang dilalui jalur pemudik, agar tidak terjadi kemacetan,” jelasnya, Rabu (22/5/2019).

Selain rawan kemacetan, lanjut Kapolres, di beberapa ruas jalan juga ada yang tahan kecelakaan, seperti di Jalan By Pass, ruas tol, Gunung Jati, dan Kapetakan.

“Karena wilayah hukum kita ada juga yang masuk wilayah tol,” jelasnya.

Baca Juga :  Bank BNI, Warga Curug Wetan Butuh Mesin EDC

Untuk mengantisipasinya, tambahnya, Polres Cirebon Kota akan menerjunkan personil sebanyak 600 orang yang terdiri dari unsur TNI Polri. Serta mendirikan pos PAM sebanyak 10 buah, pos pelayanan 3 buah, dan pos gatur sebanyak 30 buah.

“Pos-pos tesbuy akan ditempatkan di beberapa ruas jalan yang rawan kemacetan dan kecelakaan tersebut,” pungkasnya.

(pri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB