Heboh Pemberian Hukuman Bagi ASN yang Tidak Gundul

- Redaksi

Senin, 12 Juni 2017 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Kota Bekasi pagi tadi dihebohkan dengan pemberian hukuman ASN tidak gundul rambutnya oleh Walikota Bekasi. Gundul kepala dilakukan dikarenakan LK kota Bekasi tahun anggaran 2016 mendapat opini Wajar tanpa Pengecualian (WTP) setelah dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat.

Alasannya, Pengecualian (WTP) dijadikan wadah pencitraan oleh kepala daerah. Tetapi pemberian hukuman kepada ASN yang tidak gundul disesali banyak pihak, diantaranya adalah Warga Bekasi Utara, Bayyinathul Rahmatullah. Menurutnya, WTP merupakan kewajiban bagi kepala daerah beserta jajarannya dalam mengelola keuangan daerah maupun lainnya, sehingga mendapat predikat tersebut harus mendapat apresiasi. Namun, kata Bayyinathul apresiasi dilakukan dengan sukarelawan, bukan atas paksaan.

“Sangat tidak pas apabila WTP dijadikan alasan dalam memaksakan ASN untuk turut apresiasi atas predikat tersebut. Pak Wali harus paham apresiasi tidak boleh bersifat memaksa, kalau memberikan hukuman kepada mereka yang tidak gundul bisa disebut pencitraan. Karena konteksnya sudah memaksakan hak orang, apalagi dilakukan oleh kepala daerah yang akan maju dalam pilkada 2018 nanti,” ungkap pria yang sering disapa Bayyinathul.

Bayyinathul Rahmat Warga Bekasi Utara, meminta kepada Pepen, sapaan akrab Walikota Bekasi untuk bersikap realistis terhadap apa yang sudah menjadi prestasi penyajian Laporan keuangan yang sudah memenuhi standart peraturan Akuntansi ataupun SPAP. “Ini prestasi yang sewajarnya diapresiasi, tetapi harus diingat pemberian apresiasi tersebut tidak boleh ada unsur pemaksaan. Apalagi Walikota sendiri tahu bahwasanya WTP bukan berarti bersih dari korupsi, karena banyak temuan BPK yang berindikasi korupsi di dalamnya,” tegas Calon Ketua Karang Taruna Kecamatan Bekasi Utara Ini.

Kerja yang baik diberikan oleh ASN sudah cukup dalam mempertahankan opini untuk kedua kalinya. Itu berarti, kerja keras mereka tidak perlu dipertanyakan. Bahkan seharusnya walikota memberikan apresiasi kepada mereka selaku kepala daerah yang bangga terhadap kerja nyata anak buahnya.

“Yang kerja keras dalam penyajian dan administrasi kan anak buahnya, kepala daerah bukannya kasih apresiasi, malah kasih hukuman. Aneh,” tandasnya. (RJN)

Baca Juga :  Ruddy Gandakusumah: UMKM Kota Bekasi Bertumbuh Pesat Dalam Jangka 5 Tahun
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami