Evaluasi Covid 19 Usai Idul Fitri, Zona Kuning Wilayah RT Dari 128 Bertambah Jadi 2,12% Persen

- Redaksi

Senin, 24 Mei 2021 - 19:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Evaluasi Covid 19 Kota Bekasi pada laporan tertanggal 22 Mei 2021 telah dipaparkan Rahmat Effendi Wali Kota Bekasi saat gelar apel pagi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi pada Senin 24 Mei 2021.

Sesuai dengan laporan data dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, pada pekan ini usai hari Raya Idul Fitri 1442 H mengenai para warga yang telah melaksanakan mudik ke kampung halamannya terjadi penjagaan yang telah dilakukan oleh tim untuk melakukan antisipasi kasus pelonjakan pasca arus balik yang mengambil sample secara acak bagi para pemudik yang tersebar di titik-titik yang telah ditentukan.

Terdata, angka kasus aktif naik 0,11 % dari tanggal 14 Mei 2021 yakni 0,61 pada saat ini menjadi 0,51 %. Angka kesembuhan juga menjadi turun dari 98,23 % pada pekan 14 Mei 2021 menjadi 98,13 % pada pekan ini.

Pemeriksaan sample acak yang tersebar salah satu di Transnow Transparka Juanda Kota Bekasi karena menjadi pusat tempat liburan dilaporkan tanggal 10 Mei 2021 dengan mengambil sampel 20 sample dinyatakan hasilnya negatif, akan tetapi pada pemeriksaan di posko pasca lebaran pada tanggal 16 Mei 2021 hingga 22 Mei 2021 dengan jumlah pemeriksaan sebanyak 3088 jiwa keluar hasil 61 orang terdaftar sebagai poisitf antigen yang dilanjutkan dengan Swab PCR.

Pada kasus aktif di Wilayah Kecamatan se Kota Bekasi, dilaporkan pada pekan ini yaitu ;

1. Kecamatan Bekasi Timur 44 kasus

2. Kecamatan Pondok Melati 34 kasus

3. Kecamatan Medan Satria 32 kasus

4. Kecamatan Bekasi Selatan 26 kasus

5. Kecamatan Bekasi Utara 26 kasus

Baca Juga :  Disnaker Catat 2.016 WNA Bekerja di Kabupaten Bekasi

6. Kecamatan Jatisampurna 20 kasus

7. Kecamatan Mustika Jaya 19 kasus

8. Kecamatan Bekasi Barat 14 kasus

9. Kecamatan Rawalumbu 13 kasus

10. Kecamatan Jatiasih 13 kasus

11. Kecamatan Pondok Gede 11 kasus

12. Kecamatan Bantargebang 0 kasus.

Dalam laporan per Kelurahan kasus tertinggi dilaporkan diantaranya ;

1. Kelurahan Aren Jaya 20 kasus

2. Kelurahan Jatirahayu 18 kasus

3. Kelurahan Pejuang 15 kasus

4. Kelurahan Jatiranggon 14 kasus

5. Kelurahan Mustikasari 11 kasus

6. Kelurahan Perwira 9 kasus

7. Kelurahan Pekayon Jaya 9 kasus.

Zona kuning pada wilayah RT dari laporan 14 Mei 2021 terdapat 128 RT (1,81%) yang merupakan zona kuning, dikarenakan hasil pemantauan pada pekan kali ini menjadi 151 RT dalam zona kuning dalam presentasenya naik menjadi 2,21 % di Kota Bekasi.

Ketersediaan Tempat Tidur (TT) atau Bed Occupacy Red (BOR) di rumah sakit se Kota Bekasi, diantaranya ;

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi di Stadion Patriot, Presiden: Model Seperti Ini Agar Diterapkan di Daerah Lain

1. RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Lota Bekasi dari 153 TT terisi 56 TT

2. RSUD type D Bantargebang dari 31 TT terisi 1 TT

3. RSUD type D Jatisampurna dari 25 TT terisi 1 TT

4. RSUD type D Pondok Gede dari 34 TT terisi 2 TT

5. RSD Gor Stadion PCB dsri 112 TT zero pasien

6. RSD Bekasi Utara dari 100 TT terisi 3 TT.

Jadi total BOR di Kota Bekasi kini 20,27 %.

Wali Kota Bekasi mengintruksikan agar kembali memantau hasil perkembangan penanganan Covid 19 melalui tim wilayah yang telah dibagi per perangkat daerah, dan juga selalu mensosialidasikan kembali penegakkan protokol kesehatan terutama yang usai menjalani mudik pada libur idul fitri pekan kemarin.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB