BPBD Kabupaten Bekasi Kerahkan Personel dan Logistik ke Wilayah Terdampak Banjir

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengerahkan personel dan bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan sejak Selasa (28/01). Salah satu wilayah yang menerima bantuan adalah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

i

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengerahkan personel dan bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan sejak Selasa (28/01). Salah satu wilayah yang menerima bantuan adalah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengerahkan personel dan bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan sejak Selasa (28/01). Salah satu wilayah yang menerima bantuan adalah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat dan pusat untuk memantau serta melaporkan kondisi titik rawan banjir di Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi menjelaskan, pihaknya telah mengerahkan personel sejak pagi untuk melakukan berbagai tugas di lapangan, termasuk evakuasi, asesmen, serta distribusi logistik. Ada sekitar 320 jiwa yang mengungsi karena terdampak banjir di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

“Ada tim dari BPBD Provinsi Jawa Barat yang juga menurunkan bantuan logistik. Kami bersama Destana, FPRB, telah menyebar personel dengan mobil, perahu dan model pelampung, kita sebar ke tujuh kecamatan terdampak untuk asesmen, evakuasi dan distribusi logistik,” jelas Dodi pada Rabu (29/01/2025).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan Prasasti Taman Patriot 3 di Sumurbatu Bantargebang

Sementara distribusi logistik ke desa tersebut di antaranya air mineral sembilan dus, mie lima dus dan paket sembako sebanyak 10 pcs. Ada kebutuhan yang mendesak untuk warga yang mengungsi seperti terpal, selimut, tikar, makanan siap saji, air mineral, obat-obatan, kebutuhan balita dan anak-anak serta perlengkapan MCK.

Saat ini kondisi rumah warga di titik tersebut masih berada di kurang lebih 50-80 Cm.

Selain Kecamatan Babelan, enam kecamatan lain yang terdampak banjir adalah Tarumajaya, Sukawangi, Sukatani, Tambelang, Sukakarya dan Karangbahagia.

Bantuan logistik disalurkan melalui pihak kecamatan dan desa sesuai dengan kebutuhan serta ketersediaan logistik di BPBD. Untuk memastikan bantuan mencukupi, BPBD juga mengarahkan koordinasi dengan Baznas dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

“Karena jika hanya mengandalkan BPBD, bantuan bisa kurang. Oleh karena itu, kami juga mengarahkan koordinasi dengan Baznas dan Dinas Sosial,” jelasnya.

Terkait kondisi terkini, Dodi menyampaikan bahwa pantauan BPBD Kabupaten Bekasi menunjukkan beberapa titik mulai surut. Namun, banjir masih berupa genangan yang berangsur surut.

Menurutnya, banjir tidak hanya disebabkan oleh hujan lokal, tetapi juga oleh kiriman air dari hulu. Kali Bekasi, misalnya, menerima aliran air dari hulu yang berdampak pada Kecamatan Babelan, Tarumajaya, dan Sukawangi. Selain itu, Kali Cikarang dan Sungai Citarum juga mengalami peningkatan debit air, mempengaruhi wilayah seperti Sukatani, Karangbahagia, Sukakarya, Cikarang Timur, Kedungwaringin, Bojongsari, Pebayuran, Cabangbungin, hingga Muaragembong.

Baca Juga :  Dishub Kota Bekasi Luncurkan Aplikasi E-KIR

BPBD mengingatkan kecamatan dan desa di sepanjang aliran sungai tersebut untuk terus memantau debit air serta kondisi tanggul guna mengantisipasi potensi banjir susulan.

“Sering kali di wilayah kita tidak turun hujan, tetapi hujan deras di Bogor menyebabkan banjir di sini. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar sungai perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan debit air,” ujar Dodi.

Dodi juga mengimbau warga Kabupaten Bekasi untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di sepanjang aliran sungai, karena hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Warga yang berada di sekitar aliran sungai harus waspada terhadap kemungkinan kiriman air yang dapat meningkatkan debit air secara tiba-tiba,” pungkasnya. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:32 WIB

BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami