Bekasi – Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCTR) Kabupaten Bekasi, Beni Saputra angkat bicara terkait kondisi SDN 05 Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang dalam kondisi sebagian rusak.
Beni mengaku belum menerima informasi resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, namun ia menduga kerusakan diakibatkan sejumlah oknum yang bertanggung jawab.
“Kita cari motif-motifnya apa, kenapa dirusak. Karena melihat kondisinya tulisan, itu dirusak, pintu dirusak, bukan retak-retak alami,”kata Beni Saputra dikonfirmasi awak media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beni mengatakan pihaknya akan mengecek melalui PPK, jika memang ada kekurangan akibat pengerjaan, merupakan tanggung jawab kontraktor.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Yudi, melihat langsung kondisi bangunan SDN Burangkeng 05 tersebut, Selasa, 21 Juni 2022, siang.
Saat diwawancarai, Yudi mengatakan sudah melaporkan kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi mengenai hal itu.
.“Sudah menyampaikan secara personal, kemarin juga dari SDN Burangkeng 04 sudah menyampaikan ke kita. Ini karena ada faktor eskteren proses pembangunan,” jelas dia.
Nantinya Dinas Pendidikan juga akan menyampaikan secara resmi kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.
Yudi menerangkan sekolah dengan anggaran sebesar Rp5,9 miliar tersebut belum diserahterimakan kepada Dinas Pendidikan.
Bangunan 3 lantai itu juga masih dalam tanggung jawab kontraktor selaku pelaksana kegiatan. (nto/ziz)









