Bekasi – Ribuan warga memadati Lapangan Mini Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (19/10/2025), untuk mengikuti Festival Olahraga Kesehatan dan Kebugaran yang dibuka langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Kegiatan yang diisi senam massal dan berbagai olahraga rekreasi ini menjadi ajang warga menyalurkan semangat hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan di akhir pekan.
Festival ini juga dihadiri Ketua KORMI Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, yang tak lain adalah istri Wali Kota Bekasi. Sejak pagi, warga dari berbagai kelurahan di Rawalumbu berdatangan membawa perlengkapan olahraga masing-masing. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Ia menyinggung kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang yang kini dinyatakan dalam status darurat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi Bantargebang menjadi sinyal bagi kita semua untuk lebih peduli pada pengelolaan sampah. Mari mulai dari rumah, pilah sampah dengan benar, dan kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Biasakan membawa tumbler,” ujar Tri di hadapan peserta festival.
Tri menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi kini tengah berfokus menata berbagai sarana olahraga publik untuk mendukung gaya hidup sehat. Salah satunya adalah penataan kawasan Alun-Alun M. Hasibuan, yang sedang disulap menjadi ruang publik dengan lintasan joging dan area terbuka yang lebih ramah keluarga.
Selain itu, Pemkot juga menyiapkan pembangunan Stadion Mini Mustika Jaya dan penataan kawasan Polder Air Sepanjang Jaya yang akan dilengkapi jalur lari dan area senam.
“Kami terus menambah spot olahraga baru agar masyarakat semakin bersemangat berolahraga. Ini bagian dari visi menjadikan Bekasi sebagai sport city,” kata Tri menutup sambutannya.
Festival ini menjadi momentum nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan di Kota Bekasi.
(*)









