Bappenda Angkat Bicara Adannya Defisit 900 M di Kota Bekasi

- Redaksi

Rabu, 5 September 2018 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi angkat bicara soal adanya kabar Kota Bekasi mengalami defisit anggaran hingga Rp 900 miliar.

Badan uang mengurusi sektor pendapatan di daerah ini menyebut, target pendapatan daerah hingga akhir tahun 2018 akan tercapai.

“Saya optimistis dapat memenuhi target pendapatan daerah dengan melihat potensi pendapatan daerah yang ada saat ini” kata Kepala Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda, berdasarkan siaran pers pada Selasa (4/9/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aan mengatakan, masih ada sisa waktu empat bulan untuk meraih potensi PAD.

Baca Juga :  Wakil Walikota Bekasi Resmikan Masjid Al- Muhajirin

Oleh karena itu, Aan Suhanda menilai masih terlalu prematur bila kondisi keuangan Kota Bekasi disebut defisit anggaran.

“Pengertian defisit menurut Direktorat Jenderal Pembangunan Keuangan Kementerian Keuangan RI, merupakan selisih kurang antara pendapatan daerah dan belanja daerah pada tahun anggaran yang sama. Defisit terjadi bila jumlah pendapatan lebih kecil dari pada jumlah belanja pada akhir tahun anggaran (31 Desember),” kata Aan Suhanda.

Menurut Aan Suhanda, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pendapatan daerah pada 2018 mencapai Rp 5.386.109.580.209.

Rinciannya, dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 2.431.127.344.183, bagian dana perimbangan keuangan sebesar Rp 1.678.443.847.626, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 1.276.538.388.400.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Resmi Ditandangani Walikota Bahas Pengelolaan Sampah

Sedangkan untuk penerimaan pendapatan daerah tahun 2018 sampai tanggal 29 Agustus 2018 sebesar Rp 3.099.349.078.610,93 atau 57,54 persen terdiri dari PAD sebesar Rp 1.235.365.869.146,93 atau 50,81 persen, bagian dana perimbangan keuangan sebesar Rp 1.141.325.236.674 atau 68 persen, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 722.657.972.790 atau 56,61 persen.

Adapun sisa target pendapatan daerah yang harus dicapai sampai dengan akhir Desember 2018 sebesar Rp. 2.286.760.501.599,07.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Dorong Lembaga Jasa Keuangan Masuk Desa

Upaya-upaya dalam memenuhi pencapaian target pendapatan daerah hingga akhir tahun 2018 ini salah satunya melakukan verifikasi dan penagihan piutang pajak daerah bersama Inspektorat Kota Bekasi seperti PBB, pajak hotel, pajak restoraan, pajak reklame, pajak parkir, pajak air tanah dan pajak hiburan,” kata Aan.

Aan Suhanda mengatakan, Bapenda Kota Bekasi juga masih berupaya untuk mencapai target pendapatan daerah, dengan melihat potensi pendapatan daerah yang ada.

Maka dari itu, Bapenda optimis dapat memenuhi target Pendapatan Daerah tahun ini. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !