Awal Puasa Ramadhan 1440 Hijriah Jatuh Pada 6 Mei

- Redaksi

Minggu, 5 Mei 2019 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Jakarta– Awal Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada 6 Mei 2019 Sidang. Hal tersebut berdasarkan hasil leputusan sidang Isbad yang dilaksanakan  di Auditorium H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019).

Adapun pihak-pihak yang diundang dalam sidang tersebut adalah Duta Besar Negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Selain itu ada pula Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.

Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin tersebut secara resmi memutuskan bahwa awal Ramadhan 1440 jatuh pada tanggal 6 Mei 2019.

Keputusan tersebut diambil berdasrkan keputusan bersama antara pemerintah dan peserta sidang yang merupakan perwakilan dari ormas Islam.

“Sidang isbat diawali dengan pemaparan posisi hilal, berdasarkan hisab, yang merupakan sebuah metode untuk mengetahui posisi ketinggian hilal,” kata Lukman.

Baca Juga :  Polsek Pangenan dan LSM Kompak Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

Setelah dilakukan hisab bahwa diketahui posisi hilal. Selain itu, sidang isbat juga telah mendengar kesaksian petugas. “Dengan begitu pererta sidang seakat, bahwa 1 Ramahdan jatuh pada esok hari, yaitu hari Snin 6 Mei 2019,” katanya.

Untuk diketahui sidang isbat adalah tadisi yang sudah puluhan tahun dilakukan pemerintah sebagai wujud dari fatwa MUI yang menyatakan bahwa penetapan 1 Ramadhan dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenag.

Baca Juga :  Lakukan Arogansi dan Pengancaman, Kuwu Faturohman Akan Dilaporkan Sekdes pada Bupati dan Polisi

“Tentunyya dengan berkonsultasi dengan MUI dan melibatkan ormas-ormas Islam di Indonesia,” katanya.

Saat ini pemerintah melalui Kemenag menggunakan dua metode untuk menentukan awal Ramadhan, pertama metode hisab yakni dengan cara penghitungan dan yang keda dengan metode rukyat dengan melihat langsung hilal.

“Sidang telah selesai, dan kita ucapkan selamat menunaikan ibdah puasa Ramadhan yang akan dimulai esok hari,” pungkasnya. (red/rjn)

FOLLOW SOCMED:
FB: rakyatjabarnews.com

IG: @urbanjabar.id
Twitter: rakyatjabarnews
YouTube: urbanjabar

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Bekasi Raya Siapkan Program Desa Maju dan Literasi Digital Sekolah 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Kisah Haru Marbot Jakarta, Disiplin Bayar Angsuran Berbuah Umrah Gratis
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
BCA Salurkan Pinjaman Rp600 Miliar untuk Perluas Layanan Taksi Listrik Green SM Indonesia
Internet 5G Bisnis

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:00 WIB

JMSI Bekasi Raya Siapkan Program Desa Maju dan Literasi Digital Sekolah 2026

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Selasa, 7 April 2026 - 15:39 WIB

Kisah Haru Marbot Jakarta, Disiplin Bayar Angsuran Berbuah Umrah Gratis

Selasa, 7 April 2026 - 10:10 WIB

Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !