Anggota DPRD Ahmadi Madonk Pemerintah Harus Pastikan Ketersediaan Gas LPG

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmadi Madonk Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB.

i

Ahmadi Madonk Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB.

Bekasi – Warga Kota Bekasi menyampaikan keluhannya terkait kelangkaan gas LPG 3 kg. Hal ini imbas dari kebijakan yang baru-baru ini dikeluarkan.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Ahmadi Madonk mengatakan, kebijakan itu yang saya dengar untuk mengatur agen penjualan khusus gas LPG 3 kg, namun yang terjadi masyarakat mengeluh soal kelangkaan barang yang tersedia.

“Hari ini kita kan terkesan gagap, seharus kita persiapkan dulu pangkalan-pangkalan resmi yang ditetapkan pemerintah. Kalau kita bilang pemerintah terburu-buru, ya kita sayangkan hal itu,” kata pria akrab disapa Madonk, saat ditemui di Fraksi PKB, Selasa (4/02/2025).

“Ini kan akhirnya jadi korban masyarakat. Ini juga bisa menimbulkan dampak kenaikan karena kelangkaan gas LPG 3 kg itu. Pemerintah harus memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik, artinya masyarakat jangan dirugikan atas kebijakan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Bekasi Keluhkan Air PDAM Tak Mengalir Meski Rajin Bayar Tagihan

Menurutnya, pemerintah harus ikut memastikan pengendalian penjualan gas LPG 3 untuk masyarakat, apalagi saat ini akan menjelang bulan suci ramadhan.

“Ketika harga gas nanti bisa melambung tinggi karena kelangkaan akan berimbas pada yang lainnya. Ini kan akan menyambut bulan suci ramadhan,” tuturnya.

“Kalau kebijakannya buat masyarakat, pemerintah harus punya formulasi terkait pengendalian harga ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Hotel di Cirebon di Tutup Sementara

Lebih jauh, dia mengatakan akan memantau langsung ketersediaan tabung gas 3 kg saat turun melakukan jaring aspirasi (reses) beberapa hari kedepan.

“Masa reses ini kita akan dapat juga nanti dari masyarakat, kita tanya juga, jadi jemput bola.Mudah-mudahan ini bisa teratasi di Kota Bekasi,” tutup Madong. (*)

Penulis : Syahroni

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 Pengembang di Bekasi Serahkan Fasos-Fasum ke Pemkab hingga 2026
Disbudpora Kabupaten Bekasi Usulkan 5 Situs Bersejarah Jadi Cagar Budaya
Ramadan dan Jejak Amal yang Tak Pernah Hilang
Puluhan Pelaku Usaha Logistik Hadiri Fuso Berkah Ramadan 2026 di Bekasi
Plt Bupati Bekasi Cek Harga Bapokting di Pasar Tambun, Cabai Tembus Rp100 Ribu per Kg
Pemkab Bekasi Perkuat Pemutakhiran DTSEN, Mensos Dorong Data Bansos Akurat
Tri Adhianto Sidak SMPN 52 Bekasi, Oknum TU Dugaan Pelecehan Diproses Pemecatan
Harris Bobihoe Borong Takjil UMKM di Mustika Jaya, Dorong Ekonomi Kerakyatan Saat Ramadan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:14 WIB

160 Pengembang di Bekasi Serahkan Fasos-Fasum ke Pemkab hingga 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:03 WIB

Disbudpora Kabupaten Bekasi Usulkan 5 Situs Bersejarah Jadi Cagar Budaya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:55 WIB

Ramadan dan Jejak Amal yang Tak Pernah Hilang

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:37 WIB

Puluhan Pelaku Usaha Logistik Hadiri Fuso Berkah Ramadan 2026 di Bekasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Cek Harga Bapokting di Pasar Tambun, Cabai Tembus Rp100 Ribu per Kg

Berita Terbaru

H. Nuryasin, Lc. Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi

Bekasi

Ramadan dan Jejak Amal yang Tak Pernah Hilang

Sabtu, 7 Mar 2026 - 15:55 WIB

Anda Kurang Beruntung !