RJN, Cikarang– Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyarankan masyarakat untuk memilih memakai kompor induksi atau listrik untuk keperluan di dapur.
Saran yang disampaikan Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang Ahmad Syauki agar masyarakat beralih dari kompor gas ke kompor induksi atau listrik itu bukan tanpa alasan.
“Karena, jelas, gas ini kan lama-lama fosilnya habis. Kemudian kita memasarkan kompor induksi ini tentunya harganya kalau kita hitung rupiah per kwh-nya dibandingkan dengan gas lebih murah ini,” jelas Ahmad Syauki saat ditemui di salah satu kegiatan PLN di Area Stadion Wibawamukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/8/2019) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, kompor yang ramah lingkungan itu tak perlu diragukan lagi mengenai kecepatan waktu memasak. Sudah pasti memasak pakai kompor listrik lebih cepat meskipun juga tergantung dari pengaturan penentuan kadar watt yang dipilih. Semakin besar volume watt, akan semakin cepat proses mematangkan masakan.
“(Kompor induksi) ini lebih cepat. Tergantung watt-nya yang mau kita atur,” jelasnya Ahmad.
Namun demikian, katanya, kompor yang dianjurkan oleh PLN tersebut tidak dipasarkan oleh PLN. Karena tak mau dianggap monopoli, penjualan kompor yang tidak memancarkan api itu dapat dibeli di luar PLN atau di banyak tempat penjualan dengan berbagai merk sesuai pilihan pelanggan.
“Kita memang bukan memasarkan, tapi menganjurkan pelanggan ke kompor induksi,” harapnya.
(ziz/rjn)









