Bekasi – Komisi III DPRD Kota Bekasi menggelar rapat kerja bersama jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Patriot terkait gangguan layanan distribusi air yang terjadi beberapa hari lalu.
Agenda Rapat yang digelar di ruang komisi III ini diadakan untuk mendengarkan kendala teknis apa yang sempat menghambat suplai air diwilayah Bekasi utara.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arief Rahman Hakim, menyatakan bahwa pihaknya berupaya merespons dengan cepat permasalahan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengadakan rapat kerja dengan para direksi Perumda Tirta Patriot karena jaringan air tidak berjalan beberapa hari yang lalu. Mereka menjelaskan ada kendala listrik akibat kabel yang terbakar, tetapi kami menekankan agar permasalahan ini tidak berlarut-larut,” ujar Arief kepada awak media selasa (29/10/2024).
Menurut ARH sapaan akrabnya, kebutuhan air sangat penting bagi masyarakat, sehingga perbaikan infrastruktur terkait harus segera diselesaikan. Kendala logistik seperti ini diharapkan dapat diatasi lebih efektif.
Ia juga menyebutkan adanya rencana sidak (inspeksi mendadak) terhadap beberapa perusahaan yang diduga menggunakan air dalam jumlah tidak proporsional.
“Mereka Perumda Tirta Patriot menemukan perusahaan besar yang tagihanya hanya dikisaran antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan, ini tentunya tidak wajar,” jelas arief.
Selain itu, Komisi III juga berencana untuk mengecek penggunaan anggaran yang sudah dialokasikan sebesar Rp 35 miliar untuk Perumda Tirta Patriot pada tahun 2024 ini.
“Kami akan megevaluasi terkait penggunaan anggaran tersebut dan jika ada indikasi yang janggal, kami siap merekomendasikan audit,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menjelaskan bahwa gangguan teknis yang terjadi pada hari Sabtu lalu disebabkan oleh masalah kelistrikan pada kabel yang sudah berusia tua.
“Kabel itu memang sudah seharusnya diganti, kami pun sudah membuatkan penggaranya pada tahun depan akan tetapi kendala ini datang lebih cepat. Sabtu lalu, tim teknis kami harus menelusuri sumber masalah, dan baru dapat kabel pengganti di sore hari,” ungkap Ali.
Ia menambahkan bahwa pemasangan kabel pengganti dilakukan dalam kondisi darurat demi mengembalikan suplai air secepatnya. Pemasangan kabel secara permanen yang ideal rencananya akan dilakukan dalam 1 hingga 2 minggu ke depan.
Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Aweng menerangkan bahwa Rapat ini juga menjadi ajang bagi Komisi III untuk memberikan masukan terkait peningkatan pelayanan Perumda Tirta Patriot.
“Kami Perumda Tirta Patriot akan terus berkomitmen untuk memperbaiki kualitas layanan bagi masyarakat Kota Bekasi,” tandasnya. (*)
Penulis : Abdul
Editor : Aziz
Sumber Berita: rakyatjabarnews.com









