Bima Arya Tinjau Lokasi Perusakan Halte Transpakuan

- Redaksi

Kamis, 18 Januari 2018 - 21:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau lokasi perusakan Halte Transpakuan di simpang Villa Duta, Jalan Raya Pajajaran, Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (18/1/2018). Belum diketahui siapa oknum yang melakukan tindakan anarkis tersebut.

Bima Arya tampak menyesalkan peristiwa perusaka yang terjadi terhadap fasilitas umum tersebut. “Fasilitas umum ini dibangun oleh uang rakyat, uang kita semua. Semestinya kita jaga dan rawat sama-sama,” ujar Bima di lokasi.

Ia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk segera bisa mengungkap otak dibalik perusakan itu. “Kami sudah koordinasi dengan polisi untuk mencari siapa pelakunya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perusakan Halte Transpakuan ini juga diunggah Bima Arya dalam akun instagram pribadinya @bimaaryasugiarto, Kamis siang. Dalam waktu satu jam, sudah ditonton lebih dari 12.822 warganet dan dikomentari 115 orang.

Baca Juga :  Sekjen LSM Kompak Datangi Gedung Kejagung

Salah satu warganet dengan akun instagram @andrianahrowi meminta sang Walikota untuk menindak tegas pelaku. Selain dengan hukuman pidana, juga harus diberikan sanksi sosial.

“Klo udh ketangkep, kenain hukuman sosial dulu pak, bersihin semua halte di bohor, abisbitu baru masukin sel,” tulis @andrianahrowi.

Akun lainnya @ydkrl berkomentar, “Minta fasilitas umum diperbaiki tapi giliran udah dibenerin malah dirusak. Hmmmm.”

Ada juga akun @vap_susan yang meminta Pemkot Bogor untuk memasang kamera pengawas di setiap fasilitas umum yang rawan perusakan. “Pasang CCTV pak,” tulis dia.

Baca Juga :  Perusahaan Retail di Bekasi Resmi Tak Keluarkan Kantong Plastik

Terpisah, Kapolsek Bogor Timur Kompol Mashudi Widodo mengungkapkan, pihaknya masih mendalami dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelaku perusakan tersebut. “Masih di dalami. Kami sudah panggil saksi serta cek CCTV dari Kantor Bea Cukai yang ada di seberang TKP,” ujar Mashudi.

Saat olah TKP, kata dia, petugas tidak menemukan barang bukti alat yang digunakan dalam perusakan. “Belum dapat dipastikan alat yang digunakan karena tidak ditemukan bukti benda atau alat yang tertinggal di TKP. Yang ada hanya serpihan kaca di dalam halte. Perkembangan nanti diinformasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Teknik Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bogor, Adhi Bagus Indrawan mengatakan, peristiwa perusakan halte Transpakuan diketahui terjadi pada Rabu (17/1/2018) pagi. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. “Shelter ini baru selesai direvitalisasi dengan 12 halte Transpakuan di koridor dua lainnya. Kerugian mencapai Rp30 juta,” ujar Adhi.

Baca Juga :  50 Anggota DPRD Kota Bekasi Resmi Dilantik, Besok Mulai Kerja

Saat ini, kata dia, Dishub Kota Bogor menyerahkan kasus tersebut kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti. “Perkembangannya sedang dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian Sektor Bogor Timur dengan mengambil sampel barang bukti seperti pecahan kaca tampered glass dan karet list kaca, serta sidik jari. Dan juga akan membuat surat ke kantor sekitar TKP untuk memeriksa CCTV-nya. Untuk antisipasi hal serupa kami akan usulkan pemasangan CCTV di setiap shelter,” pungkasnya.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Senin, 21 September 2026 - 19:48 WIB

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Berita Terbaru