Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin.

i

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin.

KABUPATEN BEKASI – Penerimaan pajak air permukaan Kabupaten Bekasi yang disebut hanya sekitar Rp187 juta per tahun menjadi sorotan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Iwan Arifin. Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan pemanfaatan air oleh perusahaan dan kawasan industri di wilayah tersebut.

Menurut Iwan, aktivitas industri yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar harus diimbangi dengan pengawasan dan regulasi yang jelas. Pemerintah daerah dinilai perlu memastikan pemanfaatan sumber daya air berjalan sesuai ketentuan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Coba bayangkan, pajak air permukaan baru Rp187 juta setahun. Padahal, aktivitas pemanfaatan air oleh perusahaan dan kawasan industri cukup banyak,” ujar Iwan di ruang Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (20/10/2026).

Ia menilai, salah satu persoalan yang perlu segera dibenahi adalah belum kuatnya landasan regulasi untuk mengatur keterlibatan perusahaan swasta dalam pengelolaan air, termasuk kawasan industri yang memiliki instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) sendiri.

Iwan mendorong pembahasan peraturan daerah tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar hubungan antara Perumda Tirta Bhagasasi dan pihak swasta memiliki dasar hukum yang jelas.

Baca Juga :  Hotel Santika Premiere Harapan Indah Hadirkan Semangat Kemerdekaan Dengan Donor Darah

Menurutnya, perusahaan yang memiliki fasilitas pengolahan air perlu didorong bekerja sama dengan PDAM. Langkah tersebut dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, Iwan menyoroti kinerja satuan tugas pengawasan air tanah yang dibentuk pemerintah daerah. Ia meminta pengawasan dilakukan secara nyata melalui pemetaan titik pengambilan air, pemeriksaan perizinan, dan evaluasi pemanfaatan sumber daya air oleh perusahaan.

Baca Juga :  Dua Siswa Kota Bekasi Raih Medali Internasional 2026, Wawali Abdul Harris Bobihoe Apresiasi

“Industri harus bisa bekerja sama dengan PDAM. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kedua, supaya daerah juga mendapatkan pendapatan asli daerah,” katanya.

Iwan menegaskan, pembenahan tata kelola air perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan DPRD. Tanpa regulasi dan pengawasan yang efektif, potensi sumber daya air dinilai belum tentu memberikan manfaat optimal bagi pelayanan publik dan pendapatan daerah.

Ia berharap pembahasan perda SPAM serta evaluasi pengawasan air tanah dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret, bukan sebatas rapat dan wacana.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata
Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center

Berita Terbaru

Salah satu kandidat calon Ketua Umum PP KAMMI menyampaikan gagasan dalam debat kandidat Muktamar XIV KAMMI di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Jakarta

KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:24 WIB

Kerjasama Hubungi Kami