KABUPATEN BEKASI, TAMBUN SELATAN – SMAN 1 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital siswa melalui program BAGEUR yang mengintegrasikan literasi, numerasi, dan pendidikan kepramukaan.
Program tersebut mendapat dukungan melalui kegiatan dialog dan edukasi kepemimpinan bersama anggota DPRD Jawa Barat, Syahrir, di SMAN 1 Tambun Selatan, Rabu (14/10/2026).
Kepala SMAN 1 Tambun Selatan, Sayoga, mengatakan program BAGEUR menjadi salah satu upaya sekolah mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), tanpa mengabaikan etika dan karakter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sayoga, kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan sikap kritis, sopan santun, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai siswa cerdas menggunakan AI, tetapi karakter dan sopan santunnya justru menurun. Kami ingin mereka cerdas secara digital, tetapi tetap memiliki akhlak dan karakter yang baik,” kata Sayoga.
Ia menjelaskan, pembelajaran AI dan coding menjadi bagian dari upaya sekolah membekali siswa dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Namun, pemanfaatan teknologi tetap perlu diarahkan agar mendukung proses belajar dan pembentukan kepribadian.
Selain literasi digital, program BAGEUR juga mendorong pengembangan kemampuan kepemimpinan siswa. Kegiatan bersama Syahrir diikuti siswa kelas XI, termasuk mereka yang dipersiapkan menjadi pengurus OSIS, Majelis Perwakilan Kelas (MPK), dan organisasi ekstrakurikuler.
Sayoga menilai dialog langsung dengan tokoh publik memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Mereka dapat mempelajari kepemimpinan sekaligus memahami cara menyelesaikan persoalan dalam organisasi.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin. Kehadiran para pemangku kebijakan di sekolah memungkinkan mereka melihat langsung aktivitas dan kebutuhan pendidikan,” ujarnya.
Sayoga menambahkan, SMAN 1 Tambun Selatan mengusung slogan JUARA, yang merupakan singkatan dari jati diri, unggul, aspiratif, religius, dan adaptif.
Nilai tersebut menjadi pedoman sekolah dalam membangun siswa yang berprestasi sekaligus memiliki karakter kuat dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan.
Saat ini, SMAN 1 Tambun Selatan memiliki sekitar 1.630 siswa. Sayoga menyebutkan, sebanyak 365 siswa berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri pada tahun sebelumnya, termasuk Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Brawijaya.
Melalui penguatan program BAGEUR, sekolah berharap siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan digital, tetapi juga kesiapan menjadi generasi penerus yang bertanggung jawab.
(*)






















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.