HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

i

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

KOTA CIREBON – Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memasuki usia ke-105. Momentum tersebut menjadi dorongan bagi rumah sakit milik Pemerintah Kota Cirebon itu untuk memperkuat transformasi layanan dan meningkatkan perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Ciayumajakuning.

Peringatan HUT ke-105 digelar melalui apel yang dipimpin Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Senin (31/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Effendi Edo mengatakan usia 105 tahun menunjukkan perjalanan panjang RSD Gunung Jati dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, menurutnya, perkembangan kebutuhan masyarakat menuntut rumah sakit untuk terus beradaptasi.

“Seratus lima tahun bukanlah waktu singkat. Ini perjalanan panjang yang merekam jejak kemanusiaan di Kota Cirebon. Namun, kebutuhan masyarakat terus berubah, rumah sakit harus beradaptasi dengan teknologi, inovasi, dan cara pelayanan,” kata Edo.

Salah satu pengembangan layanan yang diperkenalkan dalam momentum HUT tersebut adalah layanan ginekologi onkologi dan penanganan kanker payudara melalui Poliklinik Rara Jelita.

Pengembangan layanan itu diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Ciayumajakuning terhadap layanan kesehatan kanker. Sebelumnya, pasien dengan kebutuhan layanan tersebut harus mendapatkan rujukan ke Bandung.

“Untuk pelayanan kanker kandungan, di wilayah Ciayumajakuning ini baru RSD Gunung Jati yang memberikan layanan tersebut,” ujar Edo.

Baca Juga :  Tinjau Keamanan Pilkada, Asops Kapolri Kunjungi Polres Cirebon Kota

Direktur Utama RSD Gunung Jati, dr. Katibi, mengatakan pengembangan layanan merupakan bagian dari upaya rumah sakit menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.

“Dua hal itu bertemu dalam pelayanan ginekologi onkologi. Ini titik temu antara pengetahuan, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Katibi juga meminta seluruh jajaran RSD Gunung Jati memperhatikan arahan Wali Kota terkait transformasi pelayanan, kekompakan antarunsur rumah sakit, serta kedisiplinan aparatur.

Menurut dia, keselamatan dan kepuasan pasien harus menjadi prioritas dalam setiap pelayanan.

Baca Juga :  Isuzu Maksimalkan MyIsuzuID dan Isuzu Link, Pantau Armada Real-Time hingga Cegah Kecelakaan

“Keselamatan dan kepuasan pasien adalah di atas segalanya. Jangan ada ego sektoral atau profesi. Rumah sakit ini beroperasi 24 jam, kedisiplinan adalah kehormatan dan tanggung jawab,” tegasnya.

Selain peningkatan layanan medis, aspek administrasi juga menjadi perhatian. Salah satunya terkait pengelolaan klaim BPJS Kesehatan.

Manajemen rumah sakit didorong membangun tata kelola administrasi yang sehat dan terintegrasi agar persoalan administratif tidak menghambat pelayanan kepada pasien.

Dengan bertambahnya usia menjadi 105 tahun, RSD Gunung Jati diharapkan terus memperkuat kapasitas pelayanan dan memperluas akses kesehatan bagi masyarakat Kota Cirebon maupun wilayah Ciayumajakuning.

(*)

Penulis : Masy Yon

Sumber Berita: Cirebon

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru