Bekasi – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi kembali menimbulkan dampak serius. Hembusan angin puting beliung menerjang sejumlah rumah warga di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, pada Rabu malam. Merespons cepat situasi tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi langsung bergerak menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, mengungkapkan bahwa begitu menerima laporan dari perangkat desa, pihaknya segera berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan penanganan cepat di lokasi.
“Alhamdulillah, warga yang terdampak sudah mendapatkan bantuan logistik dari BPBD kemarin. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat tim BPBD yang langsung turun membantu masyarakat,” ujar Hasyim, Jumat (24/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasyim bersama jajaran kecamatan sebelumnya telah meninjau langsung kondisi rumah warga di Kampung Teluk Bango RT 01/RW 01, Desa Karangharja, yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Saat ini fokus kami adalah membantu proses pemulihan dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian, terutama terkait kerusakan rumah serta kebutuhan mendesak lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi selama musim hujan berlangsung.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Pebayuran, Aan Rohimat, menyampaikan bahwa hasil pendataan sementara menunjukkan 41 kepala keluarga atau 104 jiwa terdampak akibat bencana tersebut. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
“Bantuan dari BPBD yang sudah disalurkan mencakup kebutuhan dasar seperti alat kebersihan, air mineral, dan mie instan untuk warga terdampak di Desa Karangharja,” terang Aan.
Tak berhenti di situ, pihak kecamatan juga telah mengajukan usulan bantuan tambahan kepada Baznas Kabupaten Bekasi untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak.
“Kami berharap usulan bantuan ke Baznas bisa segera terealisasi agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Dengan kolaborasi cepat antara pemerintah kecamatan, BPBD, dan lembaga sosial lainnya, diharapkan pemulihan pascabencana di wilayah Pebayuran dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh. (Advertorial)










