Ketua Pansus 7 Haryanto Dorong Kenaikan PAD 10% demi Jaga Keseimbangan Keuangan Daerah

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus VII DPRD Kabupaten Bekasi, Haryanto, saat berbincang dalam program Podcast Unjuk Bicara bersama RG Pro di ruang Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bekasi, membahas tantangan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2025.

i

Ketua Pansus VII DPRD Kabupaten Bekasi, Haryanto, saat berbincang dalam program Podcast Unjuk Bicara bersama RG Pro di ruang Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bekasi, membahas tantangan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2025.

Bekasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi menilai perlu adanya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 7 hingga 10 persen per tahun guna menjaga keseimbangan antara belanja pegawai dan keuangan daerah secara keseluruhan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) VII DPRD Kabupaten Bekasi, Haryanto, menegaskan bahwa kenaikan PAD menjadi kunci agar porsi belanja pegawai tidak membebani APBD.

“Kalau pendapatan tidak dinaikkan, kita masih berada di angka 46 persen. Padahal agar posisi aman, belanja pegawai harus di bawah 35 persen. Jadi, solusinya adalah meningkatkan pendapatan daerah minimal 7 sampai 10 persen per tahun,” ujar Haryanto saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Haryanto, kondisi keuangan daerah saat ini tidak bisa dikatakan krisis, meski adanya tambahan tenaga P3K sekitar 9.000 pegawai membuat beban belanja meningkat. DPRD, kata dia, tidak melihat persoalan ini sebagai hambatan, melainkan tantangan untuk memperkuat sumber pendapatan baru.

“Belanja pegawai memang meningkat, tapi bukan berarti daerah kita krisis. Justru ini menjadi dorongan agar pemerintah daerah jemput bola. Kita perlu inovasi, digitalisasi pelayanan, dan perda-perda baru yang bisa menghasilkan PAD,” tambahnya.

Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 2026 Masih Tinggi, 186 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Salah satu langkah strategis yang didorong DPRD adalah optimalisasi digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah. Upaya ini dinilai mampu memperluas basis pajak serta meningkatkan kemudahan dan transparansi bagi masyarakat.

“Sekarang kami sedang dorong optimalisasi digital pelayanan. Termasuk kemudahan membayar pajak secara daring, agar wajib pajak tidak perlu repot. Ini sudah mulai disosialisasikan lewat kegiatan reses dan penyuluhan perda,” jelas Haryanto.

Selain itu, DPRD juga mengusulkan revisi beberapa regulasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan investasi dan pertumbuhan ekonomi lokal. Haryanto menyebut, masih banyak potensi PAD yang bisa digali, terutama dari pajak restoran dan perusahaan industri.

“Kabupaten Bekasi ini punya ribuan perusahaan besar, bahkan salah satu kawasan industri terbesar di Asia. Tapi sebagian perusahaan itu berkantor di Jakarta dan bayar pajak di sana. Ke depan, kami dorong agar pembayaran pajak dilakukan di wilayah operasionalnya, yaitu Bekasi,” ujarnya.

Kolaborasi DPRD dan Pemkab

Baca Juga :  Dinkes Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Hepatitis Akut

DPRD Kabupaten Bekasi juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan setiap kebijakan keuangan daerah memiliki dampak langsung terhadap peningkatan PAD.

“Ini tugas DPRD saat ini. Kita harus turun ke lapangan, jemput bola, dan berani keluar dari zona aman. Jangan hanya menunggu pendapatan datang. Harus ada inovasi yang nyata,” tegas Haryanto.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Wakil Bupati Asep Saepudin, yang dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Baca Juga :  Dewan Pimpinan LSM GMBI Mendukung Keputusan Bupati Bekasi Menunjuk Ade Efendi

“Saya optimis di bawah kepemimpinan Pak Ade dan Pak Asep, Kabupaten Bekasi akan semakin sejahtera,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Bekasi: Duduk Bersama Tokoh Agama Perkuat Kerukunan
Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29
DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir
Pemkab Bekasi Perkuat Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow Kemendagri
Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan
Musdes Bojongmangu Bahas Perubahan Kepdes untuk Pengisian BPD 2026–2034
Kemenag Bekasi Perkuat Kolaborasi dengan MUI untuk Jaga Kerukunan Umat
PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:04 WIB

Wawali Bekasi: Duduk Bersama Tokoh Agama Perkuat Kerukunan

Selasa, 21 April 2026 - 16:18 WIB

Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow Kemendagri

Rabu, 15 April 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !