50 Pelajar Subang Ikuti Pendidikan Karakter dan Bela Negara di Lanud Suryadarma

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, memimpin apel pagi pelepasan 50 siswa SMP Subang yang akan mengikuti pelatihan pendidikan karakter dan bela negara di Lanud Suryadarma Kalijati, Senin (23/06/2025), di Halaman Kantor Bupati Subang.

i

Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, memimpin apel pagi pelepasan 50 siswa SMP Subang yang akan mengikuti pelatihan pendidikan karakter dan bela negara di Lanud Suryadarma Kalijati, Senin (23/06/2025), di Halaman Kantor Bupati Subang.

Subang – Sebanyak 50 siswa tingkat SMP dari Kabupaten Subang resmi diberangkatkan ke Lanud Suryadarma Kalijati untuk mengikuti program pendidikan karakter dan bela negara, Senin (23/06/2025).

Keberangkatan para siswa ini ditandai dengan apel pagi di Halaman Kantor Bupati Subang, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi. Apel diikuti ratusan peserta dari kalangan ASN, kepala perangkat daerah, TNI-Polri, hingga para pelajar.

Dalam amanatnya, Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal pembinaan generasi muda Subang untuk menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan cinta tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak ini bukan dikirim untuk dihukum, tapi untuk dididik. Mereka harus diberi ruang untuk berubah. Tapi perubahan itu hanya bisa terjadi kalau kita semua – orang tua, guru, pemerintah – berjalan bersama dalam mendidik,” tegas Kang Dedi.

Apel pagi juga diselingi dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Peserta Didik antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang dengan Lanud Suryadarma Kalijati. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita (Kang Rey), Kepala Dinas Pendidikan Dra. Nunung Suryani, M.Si., dan Komandan Lanud Suryadarma, sebagai simbol kolaborasi lintas sektor dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

Baca Juga :  Kabupaten Bekasi Usung Tema “Bangkit, Maju, Sejahtera” di HUT ke-75

Dalam sambutannya, Kang Dedi menyampaikan keprihatinannya terhadap lunturnya nilai-nilai moral dan kedisiplinan generasi muda. Ia menyoroti menurunnya hubungan emosional antara orang tua dan anak akibat penggunaan gawai yang berlebihan.

“Sekarang banyak orang tua kehilangan kedekatan emosional dengan anak. Anak lebih dekat dengan HP daripada dengan orang tuanya. Kalau ini dibiarkan, bangsa ini akan kehilangan masa depannya,” ujarnya lantang.

Kang Dedi juga menyinggung soal manajemen pemerintahan daerah yang menurutnya perlu belajar dari disiplin dan efektivitas struktur militer, seperti yang diterapkan di lingkungan Lanud Suryadarma.

“Pemerintah daerah harus belajar dari militer. Lingkungan Lanud bisa tertib bukan karena anggaran besar, tapi karena manajemen yang benar. Kadang yang lebih penting itu keteladanan,” jelasnya.

Usai apel, Kang Dedi melakukan dialog langsung dengan para peserta. Beberapa siswa secara terbuka mengakui bahwa mereka pernah terlibat dalam tawuran, membolos sekolah, bahkan nongkrong di tempat-tempat yang tidak semestinya.

Baca Juga :  Hidupkan Budaya Leluhur, Pencak Silat Betako Naga Mas Akan Diberikan Fasilitas Tempat Berlatih

Dialog ini menjadi momen reflektif yang menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai bentuk nyata intervensi sosial dan pembinaan moral generasi muda.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita (Kang Rey) menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan jajaran TNI AU. Ia menekankan bahwa pelatihan ini dirancang secara khusus oleh pihak Lanud dan ditujukan untuk membentuk pribadi siswa yang lebih baik.

“Anak-anak ini punya latar belakang berbeda, tapi mereka semua punya masa depan. Kami percayakan proses pembinaan ini sepenuhnya ke pihak Lanud. Harapannya, mereka pulang nanti menjadi pribadi yang baru, yang lebih baik dan siap memberi manfaat,” ujar Kang Rey.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan karakter bukan hanya tugas sekolah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Ini adalah kerja bareng. Orang tua juga harus ikut terlibat. Jangan hanya menyerahkan anak ke sekolah lalu lepas tangan,” tambahnya.

Program ini menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda Subang yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Baca Juga :  AMS Distrik Kabupaten Cirebon Gelar Rapat Pra-Raker

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang
Bupati Bekasi Ade Kuswara Tinjau Lokasi Banjir di Sukamanah: “Tindakan Cepat dan Nyata di Lapangan Harus Dilakukan”

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 10:01 WIB

SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:21 WIB

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat

Berita Terbaru