Bappeda Kabupaten Bekasi Matangkan Renstra 2025–2029, Fokus pada Inovasi dan Dampak Nyata

- Redaksi

Kamis, 29 Mei 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat pembahasan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Kabupaten Bekasi Tahun 2025–2029 yang berlangsung penuh semangat dan partisipatif. Para pejabat dan pegawai Bappeda dari berbagai bidang turut memberikan masukan strategis terkait arah kebijakan, inovasi perencanaan, serta penyelarasan program pembangunan daerah ke depan./ foto Bappeda Kabupaten Bekasi.

i

Suasana rapat pembahasan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Kabupaten Bekasi Tahun 2025–2029 yang berlangsung penuh semangat dan partisipatif. Para pejabat dan pegawai Bappeda dari berbagai bidang turut memberikan masukan strategis terkait arah kebijakan, inovasi perencanaan, serta penyelarasan program pembangunan daerah ke depan./ foto Bappeda Kabupaten Bekasi.

Bekasi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi kembali melaksanakan Rapat Pembahasan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 pada Kamis, 29 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyempurnakan arah kebijakan, program, dan strategi pembangunan lima tahunan daerah.

Dalam forum tersebut, Bappeda menggali berbagai masukan strategis, mulai dari identifikasi isu-isu prioritas, arah pembangunan yang berkelanjutan, hingga pentingnya penguatan inovasi dalam perencanaan.

Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Ir. H. Didik Setiadi, MM, menyampaikan bahwa Renstra bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk nyata komitmen Bappeda dalam menjamin pembangunan daerah yang lebih terarah dan berdampak.

“Renstra ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi cerminan komitmen Bappeda dalam memastikan proses perencanaan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Didik.

Ia menjelaskan bahwa dokumen Renstra akan menjadi pedoman utama Bappeda dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja yang selaras dengan visi, misi, serta arah kebijakan Kepala Daerah. Di samping itu, Renstra juga menjadi acuan dalam penyusunan rencana kerja tahunan dan alat evaluasi kinerja perangkat daerah agar pembangunan benar-benar berorientasi pada hasil.

Dalam rapat yang berlangsung di ruang pertemuan Bappeda tersebut, hadir pula Dr. Sulthon Rohmadin, S.STP., M.Si, ahli perencanaan pembangunan daerah, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan melalui integrasi Indeks Perencanaan Pembangunan Daerah (IPPD).

“Melalui IPPD, pemerintah pusat dapat melihat sejauh mana perencanaan daerah disusun secara logis, konsisten, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan. Ini menjadi tantangan bagi Bappeda untuk terus berinovasi dalam menyusun dokumen perencanaan yang berkualitas,” jelasnya.

Sulthon juga menambahkan bahwa integrasi indikator IPPD ke dalam Renstra akan membuat arah kebijakan dan program menjadi lebih jelas, terukur, serta mudah dievaluasi.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Resmikan Masjid Darul Muqomah, Ini Pesan Menyentuhnya

Sementara itu, Leslie Kathleen Waruru, S.STP., M.Si, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Kabupaten Bekasi, menggarisbawahi pentingnya penguatan inovasi dalam setiap proses perencanaan.

“Salah satu strategi utama penahapan Bappeda dalam rancangan Renstra 2025–2029 adalah penguatan inovasi perencanaan. Setiap bidang didorong untuk mengembangkan pendekatan inovatif, baik dalam pengelolaan data, metode perencanaan, maupun kolaborasi lintas sektor,” jelas Leslie.

Ia menekankan bahwa kolaborasi aktif dengan para pemangku kepentingan juga menjadi kunci agar proses perencanaan lebih inklusif dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi dan Swasta Bakal Gelar Gempita Nusantara

Dengan disusunnya Renstra secara matang, diharapkan seluruh program dan kebijakan pembangunan di Kabupaten Bekasi lima tahun ke depan dapat terlaksana dengan lebih efektif, adaptif, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Berita Terbaru