Viralnya Kisruh Entri PPDS di SMAN 4 Karawang, Dedi Mulyadi Meminta Penjelasan Dari Pihak Sekolah

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 09:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Dedi Mulyadi langsung mendatangi pihak sekolah untuk meminta penjelasan kronologi permasalahannya.

i

Dedi Mulyadi langsung mendatangi pihak sekolah untuk meminta penjelasan kronologi permasalahannya.

Karawang – Mengenai kekisruhan yang terjadi di SMAN 4 Karawang, imbas dari keterlambatan pihak sekolah dalam pengisian Pangkalan Data dan Sekolah Siswa (PPDS). Dedi Mulyadi langsung mendatangi pihak sekolah untuk meminta penjelasan kronologi permasalahannya.

PPDS sendiri menjadi syarat untuk siswa yang lulus agar bisa mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Karena pihak sekolah mengalami keterlambatan mengisi PPDS, membuat para siswa meluap kekecewaannya dengan berdemo dilingkungan sekolah.

Setelah bertemu dengan pihak sekolah, di dapat KDM bahwa keterlambatan pengisian data disebabkan kurangnya SDM yang mengerjakannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini lebih kepada kekurangan tenaga, jadi satu orang itu bekerja untuk melakukan entri data 136 siswa kelas 2 dan 141 siswa kelas 3, dengan jumlah nilai dari mata pelajaran yang begitu banyak,” kata Dedi, setelah mendapat penjelasan dari pihak sekolah, Kamis (6/2/2025).

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan Ke 15 Yayasan dalam Rangka 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Dalam kesempatan tersebut, KDM juga memberitahukan bahwa pendaftaran SNBP sudah diperpanjang, artinya pihak sekolah masih memiliki waktu untuk mengisi PPDS.

Dengan begitu kesempatan para siswa yang ingin mendaftar SNBP masih terbuka lebar. KDM juga memberikan uang tambahan kepada para guru yang mengerjakan entry PPDS, dimana 3 guru ini juga berstatus honorer sehingga selama pengerjaannya tidak mendapatkan tambahan honor.

Mendengar masalah tersebut, KDM langsung memberikan intensif untuk guru honorer yang mengerjakan tugas tersebut, masing-masing diberi tambahan uang 2 juta rupiah, disebut KDM mereka dalam mengerjakannya harus menambah waktu diluar jam sekolah.

Baca Juga :  Plt Bupati Akhmad Marjuki Pimpin Upacara Hardiknas Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2022

“Dia juga kan pekerja honorer yang gak punya honor tambahan untuk melakukan entri data ini, sehingga saya minta pihak sekolah menambah petugas entri data, mereka yang 3 orang hari ini ditugaskan untuk bekerja entri data,” tuturnya.

KDM ingin memastikan para siswa yang akan sudah lulus dan ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi dapat terealisasikan.

Karena kita ingin menyelamatkan siswa yang baru keluar sekolah ini untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi,” imbuhnya.

Diakui Pj Kepala Sekolah SMAN 4 Karawang, Dida Siti Saadah memang pihaknya terdapat kelalaian. Diantaranya pada saat awal pengerjaan orang yang bertugas hanya satu orang.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Optimalkan Retribusi untuk Pacu Target PAD 2025

“Iya memang kita hanya ada 1 orang (pekerja yang menginput data), sementara yang entri di sekolah lain itu ada yang 4 orang, ada yang 11 orang,” kata Dida.

Ia pun menjelaskan proses yang cukup rumit, belum lagi jumlah siswa serta mata pelajaran dari semester awal yang sama banyaknya. Sehingga waktu pengerjaan dalam waktu satu bulan dirasa tidak cukup.

“Iya waktunya sebulan, sedangkan jumlah data nilai yang harus di entri mulai dari siswa Kelas Xi dari semester pertama. Padahal saya 6 bulan lalu itu udah wanti-wanti untuk dibantu, ditambah pekerjaannya, tapi kenyataanya ini sampai sekarang kan belum selesai,” ungkapnya. (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni
Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Berita Terbaru