Bersinergi Mempersiapkan SDM Berkualitas Menjelang Revolusi Industri 4.0

- Redaksi

Jumat, 11 Juni 2021 - 17:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Jakarta – Pandemi COVID-19 yang dialami dunia sejak awal 2020, memiliki implikasi pada bidang kesehatan, ekonomi, keuangan, sosial, budaya, lingkungan, politik, dan juga pendidikan yang signifikan. Pandemi telah mendisrupsi kesesuaian, kelangsungan dan keberlanjutan model, praktik, proses belajar mengajar dan sistem operasi institusi-institusi pendidikan. PT Trakindo Utama (Trakindo), penyedia solusi alat berat Cat® yang berkomitmen memberikan kontribusi pada kemajuan dunia pendidikan Indonesia, kembali mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan tangguh menghadapi tantangan perubahan, termasuk di masa pandemi yang sedang terjadi.

Berbicara di acara Bincang PERSpektif Trakindo, Yulia Yasmina, Chief Administration Officer PT Trakindo Utama mengakui di tengah keterbatasan proses belajar mengajar, dunia industri tetap harus menjawab tantangan zaman dan memerlukan keberadaan SDM berkualitas, terlebih di bidang teknologi. “Strategi dan perubahan di bidang pendidikan tinggi yang kemudian berdampak pada pendidikan menengah akan menentukan kemampuan SDM di Indonesia. Kami dari dunia industri harus dapat memanfaatkan momentum ini untuk menjadi lebih inovatif, proaktif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman yang terjadi saat ini dan di masa depan nantinya,” papar Yulia Yasmina.

Saat ini, teknologi menjadi backbone/tulang punggung dalam pembangunan Indonesia, terlebih di masa intensifikasi pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah digencarkan di berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya, teknologi juga menjadi kebutuhan utama di tengah Revolusi Industri 4.0 yang baru dimulai ini dan akan menghadirkan tantangan-tantangan baru berupa perubahan cara masyarakat bekerja dan mencapai tujuannya.

“Seiring perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0, kemajuan di industri alat berat saat ini membutuhkan SDM yang tidak hanya terampil di bidang mekanikal, tapi juga di bidang elektrikal. Trakindo pun telah berusaha untuk melangkah lebih jauh; yaitu dengan mendukung pengembangan di jurusan-jurusan terkait teknologi, serta menambah dukungan dan kerja sama di bidang elektrikal. Selain memenuhi kebutuhan bisnis, hal ini diperlukan untuk menyiapkan tenaga terlatih yang siap kerja dan mampu menghadapi tuntutan teknologi masa depan,” ungkap Yulia Yasmina.

Berbicara di forum yang sama, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari M. Eng. mengajak masyarakat untuk merefleksikan dampak positif dan negatif pembelajaran virtual secara bijaksana, baik di level sekolah dasar dan menengah maupun pendidikan tinggi. “Di samping keterbatasan yang dimiliki, pandemi ternyata berhasil mengilhami percakapan dan gagasan baru tentang cara terbaik dalam sistem pembelajaran siswa. Banyak pendidik mengubah metode pengajaran mereka untuk mendorong lebih aktif berinteraksi dan berkomunikasi melalui pengaturan virtual. Pada pembelajaran virtual, ada penekanan lebih pada kemampuan siswa menjadi guru bagi diri mereka sendiri dan hal ini mungkin memiliki efek jangka panjang. Jadi tugas pendidik di masa depan tidak hanya mengajar pengetahuan, tidak hanya mendidik, tapi juga memberikan siswa kemampuan dasar mandiri dan komunikasi sebagai alat yang pada akhirnya akan dibutuhkan untuk sukses di tempat kerja dan sukses dalam hidup. Hal ini menjadi bagian dari perubahan yang bisa kita lihat dalam pendidikan teknologi,” ungkap Prof. Ashari.

Baca Juga :  STBA Bina Dinamika Berikan Edukasi Melalui Seminar Industri 4.0

Sebagai salah satu kampus unggulan dengan reputasi internasional, ITS sendiri sebenarnya telah memanfaatkan pembelajaran virtual ini sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. Namun selama ini dilaksanakan dalam jumlah terbatas. Dengan adanya pandemi, kita dipaksa untuk menjalankan pendidikan daring secara serentak dan menyeluruh. Pembelajaran daring, bukan hanya pertemuan dosen dan mahasiswa melalui gawai saja, tetapi diperlukan pula untuk mengembangkan infrastruktur pendidikan digital, termasuk smart classroom dan smart laboratory yang dapat diakses oleh mahasiswa secara hibrid, yaitu secara daring dan secara fisik hadir di kampus dalam waktu yang bersamaan. Diperlukan pula penyesuaian budaya dan kapasitas dalam hal teknologi digital bagi SDM, termasuk guru, dosen serta tenaga kependidikan.

Dampak pembelajaran virtual ini juga disampaikan oleh Dr. H. Yaswardi, M.Si, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek. “Terlepas dari harapan kita bersama agar pandemi ini segera usai, COVID-19 memang mendorong pada para dosen universitas dan guru di sekolah dan madrasah lebih banyak fleksibilitas dan kreativitas dengan alat interaktif digital daring yang mendukung kolaborasi antara mahasiswa/siswa dosen dan guru. Bagian paling menarik tahun lalu adalah melihat bagaimana para guru inovatif dalam hal membuat pengalaman belajar lebih baik bagi siswa mereka,” papar Dr. Yaswardi.

Baca Juga :  Libatkan Kader Demokrat, SBH Semprot Disinfektan di Indramayu dan Cirebon

“Diskursus yang kini berkembang di kalangan para pendidik adalah bagaimana kita menerapkan beberapa komponen pembelajaran daring secara permanen pascapandemi ke dalam proses belajar mengajar,” ungkap Dr. Yaswardi.

Meskipun demikian, untuk diterapkan sepenuhnya pembelajaran virtual juga memiliki beberapa hambatan. Pandemi telah mempengaruhi pendidik lebih memahami kebutuhan individu siswa, menambahkan bahwa sementara beberapa siswa mungkin berkembang dengan pembelajaran jarak jauh atau diskusi asinkron, tetapi ada juga yang sebaliknya.

“Momen pandemi ini memberikan pembelajaran begitu besar kepada kita dalam merumuskan Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035. Peta jalan ini bakal menitikberatkan pada tiga aspek utama pendidikan; kurikulum sebagai planning, pembelajaran sebagai do, dan yang ketiga assesment. Oleh karena itu dibutuhkan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi masa pandemi ini, yang dilakukan berdasar pada kemampuan riil anak untuk dikembangkan sesuai kontinum perkembangannya ” papar Dr. Yaswadi.

“Berbagai paparan ini tentu menimbulkan harapan di tengah berbagai kesulitan yang muncul di masa pandemi COVID-19 ini. Trakindo percaya, pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak dan membutuhkan kolaborasi yang sinergis untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul dan pembelajaran yang bermutu,” tutup Yulia Yasmina.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Omzet PKL Sempat Anjlok 40 Persen, APKLI Apresiasi Peran Dasco
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina
RUPSLB XLSMART Angkat Thomas Hundt sebagai Komisaris, Gantikan Vivek Sood
Kolaborasi Polri dan Media Diperkuat, Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Wartawan
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Dugaan Pengeroyokan di Acara Maulid Jaksel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:41 WIB

RUPSLB XLSMART Angkat Thomas Hundt sebagai Komisaris, Gantikan Vivek Sood

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kolaborasi Polri dan Media Diperkuat, Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Wartawan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Berita Terbaru

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB