Ekspedisi Trans Jawa Ungkap Potensi Rest Area Sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sekitar

- Redaksi

Jumat, 7 Mei 2021 - 13:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Jakarta – Dalam rangka menggali informasi tentang manfaat dan potensi yang terangkat dari kehadiran Jalan Tol Trans Jawa, tim media Solopos melakukan “Ekspedisi Jalan Tol Trans Jawa” yang berlangsung pada 28 April 2021 hingga 2 Mei 2021 lalu.

Pada kesempatan ini, tim ekspedisi mengunjungi berbagai lokasi yang memiliki potensi besar sebagai roda penggerak perekonomian di sekitar Jalan Tol Trans Jawa, khususnya rest area yang dikelola oleh PT Jasamarga Related Business (JMRB).

Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas PT JMRB Tita Paulina Purbasari mengatakan bahwa fungsi Jalan Tol Trans Jawa yang membentang dari Merak hingga Banyuwangi bukan sekadar sebagai sarana konektivitas antar-daerah belaka, melainkan telah membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi kota-kota yang dilalui. Termasuk peran dan fungsi rest area yang berada di sepanjang jalur Jalan Tol Trans Jawa.

“Baik Jalan Tol Trans Jawa maupun rest areanya, membawa dampak yang amat besar bagi masyarakat sekitar jalan tol. Sebagai contoh, mayoritas tenant yang berada di rest area yang dikelola oleh PT JMRB merupakan pengusaha lokal atau pelaku UMKM,” jelas Tita.

Baca Juga :  43 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui GT Cikampek Utama

Keterlibatan pelaku usaha lokal dan UMKM di rest area tersebut sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR No. 10/PRT/M/2018 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), yang menyebutkan bahwa setidaknya setiap rest area jalan tol harus memuat 30% pelaku UMKM dan Koperasi di dalamnya.

“Ini menjadi salah satu cara Jasa Marga Group untuk memberdayakan masyarakat di sekitar rest area atau jalan tol,” ungkapnya.

Selain mengunjungi rest area, Tim Ekspedisi Solopos pun menyambangi kawasan-kawasan yang terangkat potensinya karena kemudahan infrastruktur Jalan Tol Trans Jawa, seperti Kawasan Industri Terpada (KIT) Batang, Pasar Batik Setono di Pekalongan, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tegalsari, hingga daerah pariwisata seperti Gunung Bromo, dan sebagainya.

Baca Juga :  Jalan Tol BORR Sudah Layak Beroperasi

Daerah-daerah tersebut menjadi satu bukti bahwa kehadiran Jalan Tol Trans Jawa memiliki dampak yang amat besar bagi geliat perekonomian di sekitarnya. Selain itu, dampak yang lebih besar lagi dirasakan oleh arus distribusi barang dan jasa yang lebih lancar demi menggerakan perekonomian negara secara makro.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MK Gugurkan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Tak Punya Legal Standing
Kapolri Apresiasi Aksi Buruh di Depan DPR, Minta Massa Pulang dengan Tertib
Dramatis! Indonesia Juara Piala ASEAN FIFA, Thailand Takluk Lewat Adu Penalti
SUBARU Hadirkan SUBARUVERSE, Eksplorasi Empat Dunia dalam Satu Pengalaman
Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Prof Romli Soroti Fungsi Pertimbangan
Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo, Heru Subagia Soroti Independensi dan Efektivitas
Reshuffle Kabinet Prabowo Hampir 7 Kali, Heru Subagia Soroti Kompromi Kekuasaan
Ahmad Hudori: Kepemimpinan Jenderal Suyudi Jadi Momentum Reformasi Polri
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:30 WIB

MK Gugurkan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Tak Punya Legal Standing

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Kapolri Apresiasi Aksi Buruh di Depan DPR, Minta Massa Pulang dengan Tertib

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Dramatis! Indonesia Juara Piala ASEAN FIFA, Thailand Takluk Lewat Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

SUBARU Hadirkan SUBARUVERSE, Eksplorasi Empat Dunia dalam Satu Pengalaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Prof Romli Soroti Fungsi Pertimbangan

Berita Terbaru

Petugas gabungan Pemerintah Kota Bekasi membongkar bangunan liar yang berdiri di atas lahan Perum Jasa Tirta (PJT) II di kawasan Tanah Apit, Kelurahan Medansatria, Kota Bekasi, Rabu (7/10/2026). Penertiban dilakukan terhadap 88 bangunan untuk mendukung pelebaran jalan, normalisasi sungai, dan pembangunan pedestrian.

Bekasi

Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB