Wali Kota Bekasi Bersama Waste4Change Launching Perahu Pembersih Sungai

- Redaksi

Selasa, 23 Februari 2021 - 15:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi, bersama Waste4Change melaunching See Hamster (perahu pembersih sungai). Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yayan Yuliana dan Muhamad Bijaksana Junerosano, Managing Director Waste4change hadir pada acara tersebut, Selasa (23/2/2021).

Pemilihan sungai Bekasi sebagai lokasi percontohan untuk pembersihan sampah sungai menggunakan See Hamster dikarenakan sampah yang dihasilkan di Kota ini mencapai 1.800 ton/hari (sampah sungai dan darat) dengan potensi sampah yang terbuang ke laut mencapai 775 ton/hari. Potensi jumlah sampah yang terbuang ke laut ini cukup fantastis jika dibandingkan dengan potensi jumlah sampah Ibukota Jakarta yang terbuang ke laut yakni 356 ton/hari.

“Kami, Waste4Change bersama One earth One ocean, Reset Plastic, Recycle, memberikan kapal pembersih sungai kepada Pemkot Bekasi. Ini merupakan kerja sama yang baik dan diharapkan dengan adanya kapal ini dapat meminimalisir dampak dari pencemaran limbah sampah plastik di sungai. Kota Bekasi menjadi pilot project,” ujar Muhamad Bijaksana Junerosano.

Salah satu isu yang tengah menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah terkait limbah sampah di sungai. Isu ini juga menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di sungai yang ada di Kota Bekasi, terkait pencemaran limbah sampah.

Sementara Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan aktivitas bersih-bersih sungai nantinya akan fokus pada daerah aliran sungai Kali Bekasi. Namun Rahmat berharap dan diupayakan saat ini adalah bagaimana mencegah langsung pada sumbernya agar sampah tidak dibuang ke aliran sungai, dengan menciptakan kesadaran akan lingkungan.

“Perahu akan dioperasikan di daerah aliran Sungai Bekasi. Kita sadari produksi sampah di Kota Bekasi tiap harinya mencapai 1.800 ton (sampah sungai dan darat), dengan adanya kapal ini nantinya akan difokuskan pada pembersihan Kali Bekasi. Selama ini pembersihan sampah di Kali Bekasi hanya dilakukan secara manual,” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Wakil Walikota Serahkan Piagam Penghargaan BKKBN

Didukung dan bekerja sama dengan dua stakeholder yang berkompeten dalam bidangnya, yaitu greencycle-schwarz dan one earth one ocean, Waste4Change melakukan studi terhadap jumlah sampah yang ada disungai dan melakukan daur ulang sampah yang terkumpul. Studi ini bertujuan untuk mengetahui titik lokasi yang tepat di area sungai Bekasi untuk melakukan pengumpulan sampah. Studi sudah dilakukan pada tanggal 20 Januari 2020 s/d 28 Februari 2020 dengan dibantu  Tim DLH Pemkot Bekasi, BMSDA Pemkot Bekasi. Sementara Pemkot Bekasi berkewajiban mengkoordinir Pasukan Katak serta mengangkut sampah residu.

“Saat ini Waste4Change sedang fokus mengembangkan jasa untuk mengelola sampah lebih banyak lagi dan melakukan pendekatan ke beberapa kota serta kabupaten yang terbuka untuk bekerjasama dalam membersihkan sampah seperti Pemkot Bekasi. Kami sangat senang diterima oleh Pemerintah Kota Bekasi dan akan berkolaborasi untuk membersihkan sampah di sungai Bekasi. Semoga dengan bantuan ini dapat memaksimalkan kinerja Pasukan Katak dalam membersihkan sungai. Semoga bentuk kerjasama ini dapat menjadi pemantik untuk membersihkan sungai-sungai Indonesia lainnya agar tidak berkontribusi lebih banyak terhadap krisis Marine Debris yang saat ini kita alami,” Ujar Mohamad Bijaksana Junerosano, Founder dan Managing Directory Waste4Change.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Tanggapi Pemberitaan Pergantian Jabatan Pj Wali Kota Bekasi

Wali Kota berharap, kedatangan tiga kapal ini mampu mengantisipasi kiriman sampah dari daerah hulu yang kerap mampir ke Kali Bekasi saat musim penghujan.

“Saat ini di musim penghujan adanya kiriman sampah dari daerah hulu sangat banyak. Dengan adanya kapal ini menjadi antisipasi kita dalam penanganan sampah yang ada di kali Bekasi,” kata Wali Kota.

Launching perahu “Seahamsters” berlangsung di Perumahan Delta Pekayon, RW 07, Kelurahan Pekayon, Kota Bekasi. Tiga buah kapal yang nantinya akan disiagakan di sekitar Bendungan Presdo.

(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:48 WIB

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR

Senin, 21 September 2026 - 16:34 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Berita Terbaru