Hari Pertama PSBB, Bupati Bekasi Tinjau Lokasi Dapur Umum

- Redaksi

Rabu, 15 April 2020 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Di hari pertama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi pada Rabu (15/4), Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninjau secara langsung dapur umum yang terletak di Gedung Juang, Kecamatan Tambun Selatan.

Bupati Bekasi menyampaikan, dapur umum tersebut didirikan di 6 Kecamatan yang masuk ke dalam zona merah yaitu, Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Cikarang Barat, dan Cikarang Pusat.

“Dapur umum ini kita dirikan di enam kecamatan yang masuk zona merah, dengan tujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar selama masa PSBB di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya di wilayah yang masuk kedalam kategori zona merah, Bupati Bekasi juga menyediakan lumbung pangan yang tersebar di semua Desa dan Kecamatan, yang dipusatkan di tempat-tempat ibadah.

Baca Juga :  Anniversary ke-5 Tahun, SSPM Siliwangi Terus Optimalkan Penjualan dan Pelayanan

“Untuk Kecamatan yang tidak masuk kedalam zona merah, tentunya kita menyediakan lumbung pangan. Lumbung pangan ini juga menerima bantuan dari masyarakat, nantinya akan diberikan lagi kepada masyarakat yang tidak ter-cover oleh bantuan Pemerintah, “ ucapnya.

Lanjutnya, Bupati Bekasi menjelaskan proses mekanisme pembagian makanan yang ada di dapur umum. Pembagian makanan ini akan melibatkan Tim Perlindungan Masyarakat (Limnas) untuk mengantarkan ke rumah masing-masing masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kita sudah memiliki data dari Kepala Desa, RW maupun RT untuk mengantarkan ke rumah masing-masing. Jadi tidak akan ada titik kerumunan masyarakat nantinya,” tutur Bupati.

Baca Juga :  Tunjukan Hasil Positif Terhadap Penyebaran Covid-19, Bupati Bekasi Akan Evaluasi Kelanjutan PSBB

Tidak hanya itu, Bupati Bekasi dalam wawancaranya juga menjelaskan titik check point yang ada di Kabupaten Bekasi bukan merupakan penutupan akses masuk ke Kabupaten Bekasi, namun merupakan pembatasan jika ingin masuk ke wilayah Kabupaten Bekasi.

“Untuk pengecekan titik check point, kita sambil mensosialisasikan ke masyarakat juga. Wajib menggunakan masker, jika kendaraan bermotor berboncengan, yang satu akan kita minta untuk turun. Dan untuk kendaraan roda empat atau umum, harus 50% dari jumlah yang seharusnya,” jelasnya.

Dalam keberlangsungan PSBB di Kabupaten Bekasi, Bupati mengatakan akan ada 12 titik check point seperti di kecamatan yang merupakan wilayah perbatasan, kawasan industri, terminal, stasiun, pasar dan pintu exit tol.

Usai meninjau dapur umum di Kecamatan Tambun Selatan, Bupati Bekasi bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengunjungi Kantor Pos Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat.

Baca Juga :  Awas, Ada program "Ketuk Pintu" Setelah Mata TB

Bupati Bekasi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, Mitra Ojek Online dan Ojek Pangkalan akan mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat selama diberlakukannya PSBB.

“Jadi kantor pos di MM2100 ini menjadi kantor pos pusat di Kabupaten Bekasi yang digunakan untuk berkoordinasi bersama dengan ojek online dan pangkalan untuk membagikan bantuan sosial seperti sembako ke masyarakat,” ucapnya

Di akhir, Bupati Bekasi berharap agar masyarakat Kabupaten Bekasi dapat bersatu bersama untuk menaati aturan-aturan yang berlaku selama PSBB berlangsung, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !