Dedi Mulyadi Dorong Pemerintah Segera Relokasi Korban Abrasi di Karawang

- Redaksi

Rabu, 27 November 2019 - 14:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Karawang – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mendorong solusi jangka pendek dan panjang untuk permasalahan abrasi di Pantai Cemara, Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Untuk jangka pendek, Dedi siap membantu secara pribadi untuk memindahkan beberapa rumah warga yang terdampak. Selebihnya bisa dilakukan secara gotong royong sambil menunggu anggaran turun.

“Rumah-rumah ini tidak bisa menunggu sampai 2021 baru pindah, karena kan air semakin naik. Artinya harus ada solusi cepat. Misal ngontrak dulu, nanti beberapa rumah bisa saya tangani. Kita gotong royong geser cari rumah yang lebih aman,” ujar Dedi saat meninjau lokasi abrasi di Pantai Cemara, Selasa (26/11/2019).

Ia pun mendorong Pemkab Karawang untuk segera turun berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk merelokasi warga. Sebab dari informasi, Pemkab Karawang sudah menyiapkan tanah sebagai lahan relokasi.

Sementara untuk masalah abrasi, Dedi akan mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan ekosistem dari sisi anggaran.

Baca Juga :  Perjalanan 10 tahun Ciptakan Perubahan melalui Pemanfaatan Teknologi

“Untuk jangka panjang, eksploitasi ekonomi ini jangan berlebihan. Pantai itu ada beberapa aspek yang harus dirawat dan dijaga. Tidak semua pantai dieksploitasi, kan harus punya daerah aman juga,” katanya.

Salah satu bentuk nyata, politisi Golkar ini akan membuat gerakan massal menanam mangrove dan tumbuhan lainnya di pantai Kabupaten Karawang pada Bulan Desember mendatang.

“Sehingga jangka panjang tidak lagi terjadi abrasi dan pantai ini hijau, teduh. Nanti KKP tinggal membuat zona ekosistem dan zona bisnis. Jadi dalam waktu jangka panjang tidak terus menerus menjadi beban negara yang diakibatkan eksploitasi ekonomi,” ucapnya.

Baca Juga :  Lantik P3K Nakes, Dani Ramdan Tekankan Nilai Integritas, Pelayanan dan Profesionalisme

Selain abrasi, Dedi pun menyoroti mengenai sampah yang menumpuk sepanjang jalan dan aliran sungai menuju pantai. Ia akan mendesak agar diberlakukan reward and punishment terhadap aparat maupun warga dalam hal pengelolaan sampah.

“Misal nanti kalau ada desa yang kotor, aparat desa tidak digaji dan warga yang ketahuan buang sampah diberi hukuman. Karena warga kita taatnya kalau sudah dipaksa,” ujar Dedi.

(ded/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Berita Terbaru