Pilgub Jakarta, Tidak Terpengaruh Suara di Pilgub Jabar 2018

- Redaksi

Minggu, 11 Juni 2017 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meniliai, perbedaan budaya antara masyarakat Jakarta dan Jawa Barat dalam menggunakan akses media sosial dan televisi menjadikan hawa politik di kedua provinsi tidak serupa.

Sehingga, lanjutnya, hasil yang terjadi pada Pilkada Gubernur Jakarta beberapa waktu lalu tidak akan memengaruhi suara dalam Pilgub Jabar tahun 2018 mendatang.

Sebab 70 persen masyarakat Jabar yang didominasi oleh kalangan pedesaan lebih gemar mencari referensi dengan menonton televisi. Berarti 30 persen sisanya memilih menggali informasi melalui penelusuran internet.

Ini berbeda dengan budaya informasi yang terjadi di Jakarta di mana nyaris 100 persen warganya gemar mencari sumber informasi dari kedua media tersebut.

“Jadi selama isu negatif tidak terinformasikan secara masif di televisi saya kira tidak akan mempengaruhi. Kalau di Jakarta dibombardir keduanya baik televisi maupun media (cetak dan online),” ujar Emil, Jumat (9/6).

Pernyataan tersebut diungkapkan Emil ketika menanggapi hasil survei yang dilakukan Indo Barometer di mana menyertakan namanya dalam posisi teratas mengungguli Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“Survei terakhir saya mengalami kenaikan. Ini mengindikasikan bahwa isu tentang Jakarta dan saya yang didukung Nasdem tidak terlalu memengaruhi keputusan pemilih Jawa Barat,” ujar Emil.

Lebih lanjut Emil mengatakan, hasil survei tersebut membuktikan bahwa faktor figur kandidat calon lebih berpengaruh dari pada citra partai politik yang menyertai di belakangnya.

Apalagi suburnya pemberitaan di berbagai media mengenai kinerja positif Emil dalam memimpin Bandung dinilai sebagai faktor pendorong yang membuat elektabilitasnya meningkat.

“Saya senang dengan hasilnya. Bukan karena posisi saya pertama tapi mengindikasikan bahwa Jakarta dan Jawa Barat itu berbeda,” ujar Emil. (Juf/RJN)

Baca Juga :  Pepen Maju di Pilkada 2018, Usai Rapat Rapimda Golkar Kota Bekasi
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung
PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029
Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar
Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029
Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot
Kia Gelar Mall Exhibition Ramadhan 2026, All New Carens dan New Sonet Hadir di Bandung & Jakarta
Adira Expo Berkah Ramadan 2026 Hadir di Bandung, Tawarkan Promo Kredit dan Program Umrah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:09 WIB

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:00 WIB

PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029

Senin, 4 Mei 2026 - 16:18 WIB

Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:25 WIB

Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:38 WIB

Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029

Berita Terbaru