Orang Tua Siswa Dibebankan Adanya UNBK

- Redaksi

Minggu, 31 Maret 2019 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi– Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tingkat SMP semakin dekat. Tetapi beberapa sekolah SMP Negeri masih kekurangan sarana dan prasarana (Sarpas) yang dibutuhkan untuk pelaksanaan UNBK tersebut.

Di Kabupaten Bekasi, seratus (100) SMP Negeri dan dua ratus dua puluh tujuh (227) Swasta, yang mengikuti UNBK dengan jumlah peserta mencapai 38. 411 siswa.
Ketua LSM, Peduli Anak Bangsa (PAB), Drs Holder S mengatakan, pihak sekolah tak membebankan persoalan UNBK ini pada orangtua siswa.

Mayoritas sekolah di di daeah masih belum memiliki komputer sesuai kebutuh pelaksanaan UNBK.  Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dan sekolah seharusnya tidak memaksakan diri untuk pelaksanaanUNBK kalau belum memiliki sarana dan prasaran seperti Komputer maupun Laktop.

Menurutnya, akibat kurangnnya Komputer, beberpa pengelola sekolah SMPN melakukan pungutan dari orang tua siswa. Hal seperti itu dilakukan pihak sekolah demi terlaksananya UNBK. Padahal pungutan tersebut bertentangaan dengan aturan, “jelasnya.

Salah seorang kepala Sekolah SMPN di Kabupaten Bekasi mengungkapkan, karena kurang tersedianya komputer di sekolah, kami meminjam laptop milik siswa.

“Saya sudah mendata siswa yang memiliki laptop, dari data tersebut, sekolah kami bisa melaksanakan UNBK di sekolah yang saya pimpin. Server sudah kami beli manggunakan dana dari Biaya Operasional Pendidikan (BOS). Dana BOS bisa digunakan untuk pembelian Komputer atau server, tetapi tidak lebih dari sepuluh juta rupiah (Rp 10.000.000),” katanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Rekonstruksi Jalan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Dia menambahkan, satu server bisa mengoperasikan empat puluh (40) laptop, maka dalam pelaksanaan UNBK mendatang, sekolah kami telah siap, tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, MA Suparman, ketika dikonfirmasi malalui WhatsApp, menjelaskan, jumlah sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional, SMP Negeri 100, SMP swasta 227, julah siswa SMP Negeri, 26. 713 orang, SMP swasta, 11.698, total 38.411. Status penyelenggaraan mandiri Negeri 94, swasta 212, total 306 sekolah. Sedangkan yang menggabung, Negeri 6 sekolah, swasta 15 sekolah, jelasnya. (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan
Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri
1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN
Disbudpora Bekasi Pastikan Venue Porprov XV Jabar Siap Digunakan

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:47 WIB

Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 20:01 WIB

Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading

Kamis, 5 November 2026 - 19:40 WIB

Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!

Berita Terbaru