Ini Kunci Sukses Kang Uu Ruzhanul Ulum Dalam Berpolitik

- Redaksi

Jumat, 14 September 2018 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bandung– Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan, bahwa kunci sukses karirnya di bidang politik adalah silaturahim. Silaturahim adalah bagian dari caranya berkomunikasi hingga berhasil menjadi orang nomor dua di Jawa Barat saat ini.

Uu menuturkan, tujuan kita melangkah dalam menapaki kesuksesan hidup harus didukung oleh tiga hal. Diantaranya niat yang lurus, tekad yang kuat, dan maksimalkan syariat.

“Dalam tiga hal tersebut, kunci komunikasi yang saya rasakan adalah silaturahim. Karena dengan silaturahim semuanya akan selesai, perkelahian akan selesai, tujuan kita akan tercapai, keinginan kita akan berhasil,” ungkap Uu saat menjadi narasumber diskusi publik dengan Tema ‘Gaya Komunikasi Politik Santri’ yang digelar oleh Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) di Auditorium FPIPS Gedung Nu’man Somantri, Kampus UPI, Jl. Setiabudi Kota Bandung, Kamis (13/09/2018). 

Silaturahim juga menjadi bagian penting dalam event-event politik yang Uu lakukan. Dia mengaku bahwa uang dan kapabilitas bukan modal utamanya dalam menapaki karir politiknya.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Meresmikan 2 Tempat di Kota Bekasi

“Yang saya lalukan dalam event politik bukan uang yang kami miliki, bukan kemampuan yang kami miliki, tetapi hanya satu silaturahmi yang kami lakukan,” kata Uu.

Baca Juga :  Parpol Dan Pasar

“Jadi yang saya rasakan, kunci sukses dalam bidang politik adalah silaturahim,” lanjutnya.

Selain Uu, diskusi ini juga menghadirkan narasumber Guru Besar Komunikasi Politik UPI, Prof. Dr. Karim Suryadi. Karim mengatakan, gaya komunikasi santri seperti yang dilakukan Uu memiliki ciri khas atau pembeda.

Pertama, hal yang membedakan komunikasi politik santri dengan politisi lain yaitu intuisi. Intuisi adalah pengetahuan terdalam yang sudah merasuki ke dalam sistem dan menjadi tabiat atau ciri khas seseorang.

Baca Juga :  Atasi Kekerdilan, Pemkab Cianjur Bentuk Tim Gabungan

“Gaya khas komunikasi politik santri yang menjadi pembeda adalah intuisi. Kekuatan intuisi itulah yang membedakan santri dari yang lain,” jelas Karim.

Kedua, menurut Karim politik santri mulai ada di Indonesia ketika Abdurrahman Wahid menjadi predsiden. Dimana politik diwarnai dengan kekiaian dan kesantrian dengan dua simbol, yaitu tafsir dan analogi.

“Yang ketiga, komunikasi dijadikan alat untuk ber-tawadhu atau alat untuk mendapatkan berkah yang bisa melipatgandakan kebaikan. Jadi berkomunikasi artinya untuk menyebar kebaikan, menambah kebaikan,” pungkasnya. (Red/rls)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini di Anugerah Fashion Show PKJB 2026
Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan
Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak
DPR Desak Taufiq Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Muncul Usulan Hukuman Kebiri
Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:17 WIB

Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini di Anugerah Fashion Show PKJB 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:00 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPR Desak Taufiq Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Muncul Usulan Hukuman Kebiri

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Berita Terbaru