Mampukah Lilipaly & Beto Bersinar di Laga Indonesia vs Palestina?

- Redaksi

Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebrasi Gol Kedua pesepak bola Indonesia Oleh Alberto Goncalves pada babak kedua antara Chinese Taipei melawan Indonesia pada pertandingan Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi Minggu (12/8/2018).

i

Selebrasi Gol Kedua pesepak bola Indonesia Oleh Alberto Goncalves pada babak kedua antara Chinese Taipei melawan Indonesia pada pertandingan Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi Minggu (12/8/2018).

RJN, Bekasi– Laga Grup A cabang sepak bola putra Asian Games 2018 akan mempertemukan Timnas U-23 Indonesia vs Palestina di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (15/8/2018) petang ini. Jelang duel tersebut, perhatian publik tuan rumah tertuju pada dua sosok bomber andalan Indonesia: Stefano Lilipaly dan Alberto Goncalves.

Pada laga sebelumnya saat Indonesia bertemu Taiwan, Lilipaly tampil apik. Pemain asal Bali United itu mencatatkan dua gol dan satu assist. Bahkan, satu dari dua gol yang ia sarangkan ke gawang Taiwan terjadi lewat proses aksi tendangan salto.

Sayangnya, menghadapi laga kontra Palestina nanti, situasinya tak akan semudah itu bagi Lilipaly. Pasalnya Palestina memiliki karakteristik yang berbeda dari Taiwan. Para pemain Palestina dikenal memiliki fisik yang lebih besar dan tinggi dibanding lawan Indonesia sebelumnya.

Hal ini pula yang bisa jadi halangan bagi Lilipaly untuk mencatatkan namanya di papan skor lagi. Peluang para pemain Indonesia memenangkan duel udara atas penggawa Palestina jelas lebih kecil ketimbang saat duel melawan Taiwan. Dan seperti yang diketahui, dua gol Lilipaly ke gawang Taiwan terjadi lewat proses memenangkan perebutan bola di udara (sundulan dan salto).

Situasi tak berbeda jauh juga bakal dihadapi Alberto Goncalves jelang duel petang nanti. Beto memang mengemas satu gol apik di laga kontra Taiwan. Namun, dalam pertandingan itu pula, penggawa Sriwijaya FC itu masih terlihat kurang mumpuni dalam menunjukkan nilai jual utamanya: penyelesaian akhir. Sebagai seorang striker, Beto masih terlihat kesulitan dalam hal finishing di depan gawang Taiwan.

Dalam laga kontra Taiwan, Beto tercatat lima kali melepaskan tendangan ke pertahanan lawan. Tiga dari lima tendangan tersebut tak tepat sasaran, sementara yang berujung gol bahkan hanya satu.

Menjadikan Lilipaly Penyerang Lubang Bisa Jadi Solusi

Baca Juga :  Sidang Virtual PPKM Darurat ini Sanksinya

PR besar dihadapi Luis Milla andai di laga nanti Beto benar-benar kesulitan tampil lebih efektif dan Lilipaly tak mampu memenangkan duel udara. Dari tugas besar tersebut, solusi yang paling mungkin dilakukan Milla adalah menempatkan Lilipaly sebagai penyerang lubang, tepat di belakang Beto.

Di laga sebelumnya saat Indonesia mengalahkan Taiwan, terbukti Lilipaly mampu menyumbang assist yang berujung satu gol untuk Beto. Tak sekali itu saja, Lilipaly juga tercatat beberapa kali mengirimkan umpan pendek yang sukses diterima Beto.

Hal ini setidaknya membuktikan bahwa Lilipaly sudah memiliki bekal yang cukup untuk menyuplai bola secara langsung kepada sang ujung tombak. Artinya, menempatkan Lilipaly sebagai penyerang lubang tepat di belakang Beto jelas bukan sebuah perjudian.

Baca Juga :  PMI Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana 

Di laga kontra Taiwan sendiri, Lilipaly tak ditempatkan sebagai penyerang lubang ataupun winger. Ia justru difungsikan sebagai gelandang tengah yang lebih banyak membantu peran Evan Dimas.

Untuk laga kontra Palestina sendiri, Lilipaly maupun Beto tak kesulitan menemukan kepercayaan diri. Lilipaly bahkan sempat mengutarakan tekadnya untuk kembali mengemas gol.

“Saya pikir jika kami semua bekerja keras, kami bisa menang [lawan Palestina]. Semoga saya bisa mencetak gol lagi di laga melawan Palestina,” tutur Lilipaly seperti dikutip Antara.

Sementara Beto mengingatkan rekan-rekannya untuk tak gegabah dan terbawa suasana kemenangan di laga pembuka. Beto seniri memprediksi laga kontra Palestina lebih berat ketimbang duel pembuka.

“Jangan larut dalam euforia. Fokus untuk pertandingan besok karena laga ini memang berat untuk kita,” tuntas sang ujung tombak. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Meksiko Kalahkan Korea Selatan 1-0, Nobar Piala Dunia TVRI Dihadiri Shin Tae-yong dan Dua Duta Besar
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Viral! Ratusan Warga Grudug Rumah H. Ajan, Desak Maju Lagi di Pilkades Cipayung 2026
TVRI Pastikan 104 Laga Piala Dunia FIFA 2026 Bisa Ditonton Hingga Daerah Terpencil
900 Lansia Bekasi Unjuk Bakat, Pemkot Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Tetap Berkarya

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:00 WIB

Meksiko Kalahkan Korea Selatan 1-0, Nobar Piala Dunia TVRI Dihadiri Shin Tae-yong dan Dua Duta Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:55 WIB

Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terbaru